SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 1.400 warga yang masuk dalam kategori DESIL 1 sampai 5 di Kabupaten Serang mendapatkan bantuan dari program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dari Pemkab Serang.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priadi Rochdian mengatakan, para penerima program bantuan untuk usaha tersebut tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Serang.
“Para penerima sudah terverifikasi dengan syarat masuk dalam desil 1 sampai 5, ini kita dibantu oleh TKSK di setiap kecamatan,” katanya, Rabu 29 Oktober 2025.
Ia mengungkapkan, jika para calon penerima bantuan ada yang sudah memiliki usaha dengan kategori penghasilan pas-pasan. Selain itu juga, ada yang baru akan memulai usaha namun terkendala oleh akses permodalan.
“Kriterianya melihat dari penghasilan, dari desil satu sampai 5. Kita lihat memang ada yang sudah usaha tapi pendapat masih kecil. Ada yang belum sama sekali memiliki usaha,” tegasnya.
Nantinya, untuk pengawasan penggunaan anggaran program UEP, pihaknya akan berkordinasi dengan TKSK yang ada di tiap kecamatan, sehingga bantuan yang diberikan digunakan untuk usaha. “Jadi bukan hanya oleh dinsos, tetapi juga oleh pihak yang ada di Kecamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Serang mengatakan jika bantuan tersebut ditujukan untuk masyarakat yang ada di kelompok rentan yang masuk dalam desil 1 sampai 5. “Untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Zakiyah pun meminta agar bantuan yang diberikan digunakan sebagik-baiknya dan memang digunakan untuk modal usaha. Sehingga bantuan yang diberikan bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat ke depannya.
“Tidak disalah gunakan untuk pembelian yang lain kecuali untuk usaha. Tadi saya sampaikan kalau keuntungan dari usaha boleh diambil, namun modal usahanya harus terus bergulir sehingga akan meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.
Ia berharap dengan bantuan usaha yang diberikan, bisa membantu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. “Sebagian besar sudah memiliki usaha, tapi sebagian lainnya baru akan memulai. Semoga usaha yang dilakukan mereka lancar sehingga bisa memotong mata rantai pengangguran,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











