SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Banten meminta kepada 23 pejabat eselon II yang baru saja dilantik kemarin untuk langsung kerja cepat, merealisasikan berbagai program kerja di sisa tahun 2025 ini.
Kinerja pegawai Pemprov Banten sempat disorot karena alotnya proses pengisian jabatan di beberapa instansi. Hal ini dikhawatirkan berpengaruh pada realisasi program pelayanan publik.
“Kami berharap pejabat yang sudah dilantik dapat all out, langsung gaspol kejar kinerja, berikan yang terbaik untuk Banten,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Banten, Umar Barmawi, Selasa 4 November 2025.
Umar melihat, jika pejabat yang dilantik kemarin sudah memiliki modal dasar yang kuat, yakni talenta pribadiannya masing-masing.
Hal ini dibuktikan dengan hasil assesment dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang selanjutnya memberikan kepecayaan jabatan kepada 23 orang itu.
Modal dasar itu tentu perlu diperkuat, dan diimplementasikan menjadi program maupun kebijakan yang tentunya berorientasi untuk kesejahteraan warga Banten.
“Dalam reformasi birokrasi, pelantikan, promosi, dan rotasi itu harus ada rekomendasi dari BKN. Nantinya BKN yang akan mereview calon-calon pejabat tinggi pratama, dengan melihat portofolio hingga talenta dari pejabat yang besangkutan,”ungkapnya.
“Setelah memenuhi syarat barulah rekomendasi akan turun ke daerah,”sambungnya.
Menurutnya, saat ini Banten yang baru saja berusia 25 tahun masih memiliki banyak PR besar, mulai pemerataan pembangunan, tingginya angka kemiskinan dan putus sekolah, hingga masalah kesehatan ditingkat masyarakat desa. PR-PR itu tentu harus segera diselesaikan.
“Kita harap pejabat yang dilantik bisa langsung gaspol, jangan kebanyakan koordinasi atau hal hal saremonial, tapi langsung turun ke masyarakat,”pintanya.
Editor Daru Pamungkas











