PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 744 Polisi Cilik (Pocil) dari 24 polsek di Kabupaten Pandeglang menampilkan atraksi disiplin dan kekompakan dalam Lomba Pocil tingkat Polres Pandeglang yang digelar di Alun-alun Pandeglang, Sabtu 15 November 2025.
Kegiatan yang menarik perhatian masyarakat itu diwarnai penampilan energik para peserta dengan kostum mencolok dan formasi yang memukau. Ratusan anak tampil mempraktikkan gerakan pelopor keselamatan lalu lintas, dengan penilaian berdasarkan kekompakan, ketepatan waktu, dan keserasian gerakan.
Peserta dari Sekolah Dasar
Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi menegaskan bahwa seluruh peserta Pocil yang ikut lomba berasal dari berbagai sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Pandeglang.
“Pesertanya semua anak SD, bukan anak-anak polisi. Mereka adalah siswa dari sekolah dasar di tiap wilayah polsek,” kata Dhyno.
Ia menambahkan, kelompok Pocil yang keluar sebagai juara akan mewakili Kabupaten Pandeglang dalam lomba serupa di tingkat Polda Banten.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk karakter disiplin sejak dini. Kami ingin anak-anak terbiasa mematuhi aturan dan tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya.
24 Polsek, 744 Peserta
Sementara itu, Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Burhanudin Surya Muhammad menjelaskan bahwa lomba Pocil kali ini melibatkan 24 tim dari seluruh polsek di wilayah hukum Polres Pandeglang.
“Setiap polsek mengirimkan satu tim beranggotakan 31 anak. Jadi totalnya ada 744 peserta, rata-rata dari kelas 1 sampai kelas 5 SD,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter dan keterampilan sosial anak.
“Bagi adik-adik kecil ini, lomba Pocil bukan sekadar ajang tampil. Di sini mereka belajar disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab,” jelas Burhanudin.
Wakili Pandeglang ke Tingkat Polda
Ia juga menambahkan bahwa Polres Pandeglang setiap tahun rutin mengikuti lomba Pocil di tingkat Polda Banten.
“Tahun ini tim Pocil Pandeglang berhasil meraih juara dua di tingkat Polda. Kami ingin mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi itu,” pungkasnya.











