TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aliansi Pemuda Aktivis Kabupaten Tangerang (PAKTA) menggelar orasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Tangerng pada, Senin 17 November 2025.
Orasi tersebut sebagai bentuk pernyataan sikap terhadap video dan narasi provokatif di media sosial.
Dimana, unggahan dari akun Instagram dan TikTok @virdianaurellio dinilai provokatif lantaran menyebut Mahasiswa dengan sebutan Mahasewa.
Sementara, puluhan petugas kepolisian dari Polsek Tigaraksa, Polresta Tangerang terlihat berjaga-jaga di depan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh.
“Jelas, kami sangat khawatir dengan munculnya video provokatif yang bisa memicu keresahan dan kerusuhan.”ucap oordinator aksi, Gandi Sadewa.
Berdasarkan pantauan RADARBANTEN. CO.ID, PAKTA juga menyampaikan beberapa tuntutan utama kepada pemerintah daerah dan aparat kepolisian, antara lain meminta DPRD Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada DPR RI dan pemerintah pusat terkait pentingnya menjaga situasi yang aman dan kondusif.
“Serta mendesak kepolisian untuk menindak tegas segala bentuk provokasi dan disinformasi yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.”tegas Gandi
Selain itu, mereka juga menuntut penegakan hukum terhadap perusahaan dan sopir truk yang melanggar aturan jam operasional, serta meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk melakukan razia yang rutin.
“Kami mengusulkan agar pemasangan rambu-rambu larangan dan pos pengawasan di titik rawan pelanggaran, serta peninjauan ulang terhadap peraturan terkait jam operasional truk tipe C,” tukasnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











