SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah negosiasi selama hampir tujuh jam dengan Sekda Banten Deden Apriandhi, massa aksi di Jalan Bojonegara-Puloampel akhirnya membubarkan diri.
Awalnya kehadiran Sekda mewakili Gubernur Banten Andra Soni sempat ditolak massa aksi.
Mereka tetap meminta Gubernur hadir untuk menemui mereka. Jika tidak, mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar.
Massa melaksanakan aksi sejak pukul 09.00 WIB. Sekira pukul 11.00 WIB, Deden didampingi Sekda Kabupaten Serang menemui massa aksi.
Kehadirannya sempat ditolak karena dinilai tak bisa membuat kebijakan. Namun, Deden menyakinkan bahwa aspirasi mereka akan disampaikan ke Gubernur.
Setelah mendengarkan aspirasi, Deden beserta jajaran kembali ke kantor UPTD Terminal Seruni. Sejumlah perwakilan massa pun melakukan audiensi selama lebih kurang satu jam.
Pada pukul 14.30 WIB, Deden beserta rombongan kembali mendatangi massa aksi. Ia bersama massa aksi duduk bersama di jalan raya.
Saat diskusi, Deden mengaku akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing. Misalnya untuk sampah ke Pemkab Serang, pembangunan jalan ke Kementerian PUPR. Sedangkan yang menjadi kewenangan kami selaku Pemprov Banten akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Sempat berdiskusi selama hampir dua jam, massa aksi pun membubarkan diri.
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











