LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menghadiri Forum Koordinasi Pengarahan Jaksa Agung Muda lntelijen Kejaksaan RI bagi para kepala desa dan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Lebak yang digelar di Aula Multatuli Setda Lebak, Sabtu 22 November 2025.
Pengarahan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi peran Jaksa Garda Desa dalam mendukung program prioritas nasional.
Kabupaten Lebak menjadi lokasi pertama pelaksanaan pengarahan di Provinsi Banten dan akan dijadikan percontohan bagi provinsi lainnya.
“BPD mempunyai peran penting dalam mendampingi pemerintah desa untuk mewujudkan pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan,” kata Hasbi.
Mantan anggota DPR RI ini juga menekankan perlunya sinergi kuat antara kepala desa dan BPD. Sebab kedua lembaga ini merupakan elemen penting dalam pembangunan di desa.
“Tentunya, harus ada sinergi antara kepala desa dan BPD. Usulan BPD dan kepala desa dalam pembangunan desa harus dimusyawarahkan dan disinkronkan,” katanya.
Ia mengatakan, tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Lebak memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama jalan desa di kawasan ketahanan pangan, untuk meningkatkan mobilitas dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Ia juga mendorong, agar desa memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aerta memperkuat koperasi desa agar dapatbberperan dalam penyediaan kebutuhan SPPG, melalui penguatan program ketahanan pangan, pengembangan koperasi desa dan implementasi MBG diharapkan PAD Kabupaten Lebak dapat terus meningkat.
“Dengan demikian, target pemenuhan pembangunan jalan di Kabupaten Lebak dalam lima tahun mendatang bisa tercapai,” katanya.
Dalam pengarahan ini juga dihadiri Bupati Lebak Hasbi Jayabaya, Kajati Banten Bernadeta Maria, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya, Kajari Lebak Onneri Khairoza, Pj Sekda Lebak Halson Nainggolan, Kasi Intelijen Lebak Kejari Lebak Ouguh Raditya, para kepala, BPD OPD di lingkungan Pemkab Lebak.
Editor Daru Pamungkas











