PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang mencatat sebanyak 95 kasus satwa liar yang ditangani sepanjang Januari–November 2025. Mayoritas evakuasi tawon dan ular.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Kedaruratan BPBDPK, Endan Permana mengatakan, laporan satwa liar meningkat menjelang akhir tahun dan musim hujan.
“Dari Januari sampai November ada 95 kejadian. Mayoritas evakuasi tawon dan ular,” kata Endan Permana, Jumat 28 November 2025.
“Kalau kebakaran di bawah 20 kasus,” tambahnya.
Sarang tawon hampir selalu dilaporkan tiap hari, sedangkan laporan ular meningkat saat hujan.
“Ular biasanya keluar dari habitatnya, terutama di permukiman dekat sawah atau kebun,” ujarnya.
Endan memastikan tidak ada korban jiwa atau luka. Petugas BPBDPK siap siaga 24 jam, termasuk malam hari.
Sebagian besar warga melapor lewat call center BPBDPK. Endan mengimbau masyarakat tidak menangani satwa liar sendiri karena berisiko.
“Kalau menemukan hewan buas atau reptil, segera lapor ke kami di 0253-20113,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











