• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kota Serang

Fraksi Gerindra Bantah Raperda PUK untuk Legalkan Hiburan Malam di Kota Serang

Nahrul Muhilmi by Nahrul Muhilmi
Sabtu, 29 November 2025 10:42
in Kota Serang, Pemerintahan
Fraksi Gerindra Bantah Raperda PUK untuk Legalkan Hiburan Malam di Kota Serang

Suasana rapat paripurna persetujuan Propemperda 2026. Foto : Nahrul Muhilmi

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang menanggapi penolakan Fraksi PKS terhadap Raperda Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan (PUK). Gerindra menegaskan bahwa anggapan raperda tersebut membuka ruang legalisasi hiburan malam tidak berdasar dan tidak sesuai dengan substansi pembahasan resmi di DPRD.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang, Edi Santoso, memastikan bahwa Fraksi Gerindra tetap berpegang pada prinsip penataan wilayah dan perlindungan sosial yang selaras dengan karakter Kota Serang.

RelatedPosts

Izin rumah kos

Rumah Kos di Kota Serang Disewakan Per Jam, DPMPTSP Bakal Telusuri Perizinannya

Minggu, 25 Oktober 2026 18:16
Jalan Cilowong

Pemkot Serang Targetkan Sisa Pembangunan Jalan Cilowong Tuntas pada 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 17:50
Pengadilan Negeri Serang

Transaksi Sabu Rp200 Ribu, Gerry Santosa Ditangkap Polisi di Kawasan Tembong Serang

Minggu, 25 Oktober 2026 15:09
Infrastruktur Taktakan

Pemkot Serang Gelontorkan Rp53 Miliar untuk Betonisasi 12 Ruas Jalan di Taktakan

Minggu, 25 Oktober 2026 13:36

Menurutnya, polemik yang berkembang lebih banyak dipengaruhi framing politik yang tidak akurat.

“Saya berharap framing terkait melegalkan (hiburan malam) itu dibuang jauh-jauh. Itu pandangan terlalu konservatif. Kita bicara aturan, bukan politik,” tegas Edi, Sabtu 29 November 2025.

Bukan Legalisasi, Tapi Pembatasan

Edi menjelaskan inti dari Raperda PUK justru untuk membatasi aktivitas hiburan malam agar tidak meluas ke kawasan permukiman atau lokasi yang tidak semestinya.

“Sekarang sudah banyak bercampur di lingkungan pemukiman. Banyak hiburan malam yang berdampak. Raperda ini untuk membatasi agar itu tidak menyebar,” ujarnya.

Ia menilai kesimpulan bahwa raperda akan melegalkan klub malam merupakan pandangan yang keliru dan tidak mencerminkan isi regulasi.

Proses Pembahasan Sesuai Mekanisme

Menepis tudingan bahwa raperda digodok tanpa mekanisme yang jelas, Edi menyebut seluruh proses berlangsung sesuai tata aturan.

“Keputusan itu tidak ada yang sepihak. Jangan sampai menyampaikan seolah-olah prosesnya tidak jelas. Di rapat sudah dibahas bersama, ada PKS, Pak Eko Sucipto, dan Pak Tubagus Lukmanul Hakim,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pembahasan dilakukan secara kolektif dan tidak pernah didominasi satu fraksi maupun satu figur tertentu.

Ajakan untuk Membaca Substansi Regulasi

Edi mengajak masyarakat dan pihak yang menolak raperda untuk membaca isi Raperda PUK secara utuh sebelum menarik kesimpulan. Menurutnya, kekhawatiran yang disebarkan tanpa memahami substansi justru mengaburkan tujuan utama raperda.

Raperda PUK disusun untuk:

  • Penataan ruang dan zonasi
  • Pembatasan dan pengaturan usaha hiburan malam
  • Perlindungan masyarakat dari dampak negatif
  • Kepastian hukum bagi pemerintah daerah

“Jadi sekali lagi, jangan rayakan dengan isu politik seolah aturan ini untuk melegalkan hiburan malam. Itu tidak benar,” tegasnya.

Kota Serang Tetap Berkarakter Religius

Edi menegaskan komitmen Fraksi Gerindra dalam menjaga identitas Kota Serang sebagai kota yang religius. Namun ia menekankan bahwa regulasi juga harus realistis dan berpijak pada kebutuhan penataan wilayah serta kerangka aturan formal.

“Ini untuk melindungi masyarakat. Untuk membatasi dampak hiburan malam. Itu yang sedang kita kerjakan,” tutupnya.***

Tags: dprd kota serangGerindra Kota SerangPemkot SerangRaperda PUK
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Fraksi PKS Tolak Raperda Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan

Next Post

Komunitas Urban Farming Edukasi Pengomposan untuk Kurangi Emisi Rumah Tangga

Next Post
Komunitas Urban Farming Edukasi Pengomposan untuk Kurangi Emisi Rumah Tangga

Komunitas Urban Farming Edukasi Pengomposan untuk Kurangi Emisi Rumah Tangga

7 Unit Kopdes di Pandeglang Rusak, Diskoperindag Lapor Kementerian Koperasi

7 Unit Kopdes di Pandeglang Rusak, Diskoperindag Lapor Kementerian Koperasi

Minggu, 25 Oktober 2026 08:17
final French Open 2026

Malaysia Dominasi Final French Open 2026, Indonesia Sisakan Moch Zaki Ubaidillah

Minggu, 25 Oktober 2026 13:39
Polres Pandeglang Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Sasar 6 Pelanggaran

Polres Pandeglang Gelar Operasi Patuh Maung 2026, Sasar 6 Pelanggaran

Minggu, 25 Oktober 2026 08:55
hibah ABM Banten

Pemprov Banten Tahan Hibah Rp42 Miliar untuk ABM, Tunggu Rencana Kerja Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:35
direksi BUMD Banten

Dimyati Peringatkan Direksi BUMD Banten: Kerja Tak Benar, Cukup Satu Tahun

Sabtu, 24 Oktober 2026 14:40
Aktivis Pinta Pemerintah Pastikan Jadwal Pelaksanaan Pilkades

Aktivis Pinta Pemerintah Pastikan Jadwal Pelaksanaan Pilkades

Minggu, 25 Oktober 2026 10:36
Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Update Arus Mudik Pelabuhan Ciwandan 17 Maret 2026: Penumpang Tembus 10.987 Orang

Selasa, 17 Maret 2026 13:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

PMI ilegal Kabupaten Serang

Disnakertrans Kabupaten Serang Siapkan Regulasi untuk Cegah PMI Ilegal

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 25 Oktober 2026 19:03
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menyiapkan regulasi untuk mencegah masyarakat berangkat menjadi Pekerja Migran...

Pelebaran Jalan Bojonegara–Puloampel

Camat Bojonegara Desak DED Pelebaran Jalan SBM Segera Diselesaikan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 25 Oktober 2026 18:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Bojonegara, Asep Sofwatullah, mendesak Pemerintah Provinsi Banten segera menuntaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pelebaran...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.