CILEGON – Polda Banten memiliki program unggulan yang menyasar dunia pendidikan, yaitu Polisi Peduli Pendidikan. Program ini menjadi salah satu commander wish Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki.
Polidi Peduli Pendidikan dilaksanakan oleh semua institusi Kepolisian di wilayah hukum Polda Banten. Tidak hanya Kapolda dan Wakapolda Banten, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten pun secara bergilir terjun ke sekolah-sekolah untuk menjadi pembina upacara.
Tujuan utama Polisi Peduli Pendidikan adalah untuk menekan angka kriminalitas dan kenakalan remaja, terutama pelajar.
Pekan lalu, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Imam Turmudi bertindak sebagai pembina upacara di SMKS Yabhinka Cilegon.
“Tujuan program ini untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian dan institusi pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, disiplin, dan bebas dari perundungan (bullying-red). Kali ini kami memberikan pembinaan khusus mengenai pentingnya mencegah segala bentuk perundungan di sekolah serta menanamkan nilai empati dan kedisiplinan kepada seluruh siswa,” kata Imam.
Ia menegaskan, upaya pencegahan bullying merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh siswa.
“Kami berharap tumbuh kesadaran bersama, bahwa bullying bukan hanya melukai fisik dan psikologis, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda. Kami mengajak seluruh siswa dan guru untuk berani bertindak, saling menghargai, dan berkomitmen menciptakan lingkungan yang positif,” ujarnya.
Imam menekankan pentingnya peran aktif guru dan siswa dalam mendeteksi dini serta menangani kasus perundungan, sekaligus memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan Kepolisian dalam upaya pencegahan bullying.
“Jangan setelah ada kejadian baru lapor polisi. Ke depan, kita harus bisa mencegah dengan melakukan deteksi dini. Pihak sekolah, dalam hal ini para guru, harus responsif terhadap sekecil apa pun kemungkinan dan laporan dari siswa. Memadamkan api kecil lebih gampang daripada memadamkan api yang sudah membesar,” ungkap Imam.
Polis Peduli Pendidikan, lanjutnya, akan terus bergerak dan mendatangi sekolah-sekolah di wilayah hukum Polda Banten. Program ini diharapkan bisa memberikan nilai positif, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter siswa.
“Melalui kegiatan ini, Polda Banten berharap, nilai-nilai positif yang disampaikan dapat terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter siswa,” tandas Imam. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











