slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Serang

Penerima Bantuan Tak Tepat Sasaran, Pemerintah Desa Ingin Dilibatkan Pendataan

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
06-12-2025 06:58:13
in Kabupaten Serang
pemerintah desa

Kepala Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Sopwanudin

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Penyaluran bantuan yang dilakukan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra menyisakan polemik ditengah masyarakat.

Akibatnya, pemerintah di level terbawah yakni pemerintah desa menjadi sasaran protes dari masyarakat lantaran penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran.

Baca Juga :

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

Ribuan Lulusan SD di Kabupaten Serang Tak Tertampung di SMP Negeri

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

500 Rumah di Desa Kadugenep dapat Bantuan Sambungan Rumah dari Perumda Tirta Al Bantani

Padahal penyaluran bantuan dinilai sebagai program yang baik untuk membantu perekonomian masyarakat di tengah situasi sulit. Namun karena persoalan data yang kurang falid, membuat penyaluran pun menyisakan persoalan.

Kepala Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Sopwanudin mengatakan, penyaluran bantuan sosial (Bansos) dari pemepemerintah pusat menunjukan komitmen positif dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Namun demikian, dalam proses pendataan pemerintah di desa tidak pernah dilibatkan yang akhirnya menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Kewenangan desa ini hanya penerima data. Lalu kita hanya diberikan waktu satu hari untuk melakukan ferivikasi. Desa bisa menghilangkan nama ketika diverifikasi bahwa orang ini meninggal, bahwa orang ini sudah pindah, bahwa orang ini kaya,” ujarnya.

Namun demikian, ketika data tersebut dicorwt, pemerintah tetap tidak bisa menggantikan nama-nama tersebut dengan orang yang lebih layak menerima bantuan.

Ia mengatakan, pendataan yang dilakukan berbasis pada data dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang berbasis pada Desil atau tingkat kesejahteraan mulai dari paling miskin hingga paling sejahtera.

“Aecara aturan teknisnya kan berdasarkan desil ya, mulai dari Desil 1 sampai 4. Tapi kenyataannya kan secara kasatmata apa yang diharapkan dan diaturnya oleh Desil itu pada akhirnya tidak sesuai,” ujarnya.

Ia mengatakan, dari total penerima sekitar 500 orang di Desa Kemuning, sekitar 50 pesen penerima dinilai kurang layak menerima. Bahkan ada juga orang-orang yang sudah meninggal dunia hingga pindah.

“Ada yang baru menikah dan belum punya akan dia dapat bantuan, sementara tetangganya yang janda, rumah nya juga baru dapat bantuan, artinya secara ekonomi kan terpuruk justru enggak dapat. Itu kan jadi persoalan,” ujarnya.

Untuk itu, ia mendesak agar menggandeng serta pemerintah desa ketika melakukan pendataan sehingga penerima bantuan lebih akurat. Paling tidak, pemerintah desa bisa diberikan waktu lebih lama untuk melakukan verifikasi data dan diberikan kewenangan untuk melakukan penggantian penerima.

“Kita harus mencoba menata jangan sampai program-program ini menjadi enggak tepat sasaran dan pemerintah desa yang jadi sasaran,” pungkasnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Kepala Desa Kadugenep Genep, Kecamatan Petir, Muhammad Aopidi. Ia mengatakan, pembagian BLT Kesra beberapa waktu lalu menyisakan polemik ditengah-tengah masyarakat.

“Banyak yang datang ke desa mempertanyakan kenapa mereka tidak dapat bantuan, sementara yang dipandang mampu dan masih muda dapat bantuan, ini yang membuat kita pusing sekaligus dilema,” ungkapnya.

Ia pun berharap, ke depan dalam proses pendataan bisa dilaksanakan secara terbuka dan masyarakat maupun pemerintah desa bisa diberikan kesempatan untuk melakukan koreksi. Sehingga penyaluran bantuan bisa lebih tepat sasaran.

Editor Daru

Tags: Bansosbantuan tak tepat sasaranBLT Kesrakabupaten serangPemerintah DesaPemkab Serangpendataan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Telantar 20 Tahun, KPPC Mohon Bangunkan Landmark di Titik Nol Pandeglang

Next Post

Amir Hamzah Terima Audiensi Gerakan Kampung Alquran

Related Posts

Kekerasan anak kabupaten serang
Kabupaten Serang

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 4 Juni 2026 07:38

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sepanjang tahun 2026 Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Serang menangani sebanyak 49 kasus kekerasan yang menimpa anak-anak di Kabupaten...

Read moreDetails

Ribuan Lulusan SD di Kabupaten Serang Tak Tertampung di SMP Negeri

Layanan Digital PT BPR Serang Segera Dilaunching, Tunggu Izin dari Bank Indonesia

500 Rumah di Desa Kadugenep dapat Bantuan Sambungan Rumah dari Perumda Tirta Al Bantani

Pemerintah Kecamatan Petir Dorong Desa-desa Kelola Sampah Secara Mandiri

Ketua DPRD Kota Serang: Penyelesaian Sengketa Aset dengan Pemkab Serang Harus Mengacu pada Aturan

Wabup Najib Hamas Ajak Pelaku Usaha Pariwisata Jaga Kenyamanan Wisatawan

Wisata Pantai Karang Bolong di Serang, Pantai Ikonik dengan Karang Berlubang yang Sarat Sejarah

Tiga Perusahaan di Kabupaten Serang Lakukan PHK 409 Karyawan, Alasan Efisiensi dan Penurunan Order

Pemkab Serang Sebut 98 persen Aset Sudah Diserahkan ke Pemkot Serang

Next Post
Amir Hamzah

Amir Hamzah Terima Audiensi Gerakan Kampung Alquran

Persib

Hasil Super League 2025: Persib Tekuk Borneo FC 3-1, Pangkas Jarak dengan Persija

Polres Pandeglang

Cegah Abrasi, Polres Pandeglang Gelar Eco Police Lingkungan di Citeureup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Debt Collector Keroyok Brimob

Polda Banten Buru Debt Collector yang Keroyok Dua Anggota Brimob

Kamis, 4 Juni 2026 08:24
Sindikat Pencurian Kabel

Bahayakan Perjalanan, Polda Banten Ringkus Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

Kamis, 4 Juni 2026 08:03
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis, 4 Juni 2026 07:53
Pemberhantian sekda cilegon

Sidang Gugatan Pemberhentian Sekda Cilegon Masuki Tahap Kesimpulan

Kamis, 4 Juni 2026 07:47
Kekerasan anak kabupaten serang

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 07:38
Korupsi pdam lebak

Kasus Korupsi PDAM Lebak, Dua Terdakwa Divonis Penjara, Dua  Lainnya Bebas

Kamis, 4 Juni 2026 07:14
Debt Collector Keroyok Brimob

Polda Banten Buru Debt Collector yang Keroyok Dua Anggota Brimob

Kamis, 4 Juni 2026 08:24
Sindikat Pencurian Kabel

Bahayakan Perjalanan, Polda Banten Ringkus Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

Kamis, 4 Juni 2026 08:03
Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Ketika Kejatuhan Dirayakan

Kamis, 4 Juni 2026 07:53
Pemberhantian sekda cilegon

Sidang Gugatan Pemberhentian Sekda Cilegon Masuki Tahap Kesimpulan

Kamis, 4 Juni 2026 07:47
Kekerasan anak kabupaten serang

Selama 2026, Komnas PA Kabupaten Serang Tangani 49 Kasus Kekerasan Anak

Kamis, 4 Juni 2026 07:38
Korupsi pdam lebak

Kasus Korupsi PDAM Lebak, Dua Terdakwa Divonis Penjara, Dua  Lainnya Bebas

Kamis, 4 Juni 2026 07:14

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Debt Collector Keroyok Brimob

Polda Banten Buru Debt Collector yang Keroyok Dua Anggota Brimob

by Fahmi
Kamis, 4 Juni 2026 08:24

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Petugas Ditreskrimum Polda Banten memburu sekelompok debt collector atau mata elang yang terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap...

Sindikat Pencurian Kabel

Bahayakan Perjalanan, Polda Banten Ringkus Sindikat Pencurian Kabel Persinyalan Kereta Api

by Fahmi
Kamis, 4 Juni 2026 08:03

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Petugas Subdit 1 Kamneg Ditreskrimum Polda Banten mengungkap kasus pencurian kabel persinyalan kereta api dan penadahan yang...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak