KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mengintensifkan pemangkasan pohon sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem pada musim penghujan.
Kegiatan pemangkasan rutin dilakukan di sejumlah titik, mulai dari jalan protokol, pemukiman warga, hingga ruang terbuka hijau (RTH) dan jalur kota yang memiliki pohon dengan tingkat kerawanan tinggi.
Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Disbudpar Kota Tangerang, Yadi Teguh Heryadi, menegaskan langkah ini merupakan respons atas prediksi BMKG yang menyebutkan puncak musim penghujan akan terjadi pada Desember, disertai hujan lebat dan angin kencang.
Bahwa pemangkasan tidak hanya bertujuan mencegah pohon tumbang, tetapi juga menjaga kerapihan dan memperindah lingkungan kota.
“Kami ingin memastikan ruang kota tetap aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama ketika cuaca ekstrem datang. Pemangkasan dilakukan untuk mengurangi beban cabang dan mencegah pohon roboh saat terjadi angin kencang,” ujarnya, Minggu 7 Desember 2025.
Selain pemangkasan, petugas juga melakukan pengecekan kondisi batang dan akar guna mendeteksi kerusakan struktural. Pohon yang dinilai membahayakan akan mendapatkan penanganan lanjutan sesuai standar keamanan.
Yadi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau struktur lain yang berpotensi roboh saat hujan deras dan angin kuat.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Kami mengajak warga untuk selalu waspada dan menghindari titik-titik yang berpotensi berbahaya ketika hujan turun,” tambahnya.
Editor: Abdul Rozak











