SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim bulutangkis beregu putri Indonesia akan menantang Malaysia pada babak semifinal SEA Games 2025 yang digelar hari ini, Senin, 8 Desember 2025. Sementara itu, tim beregu putra Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura dalam upaya merebut tiket final.
Di atas kertas, tim beregu putri Indonesia lebih dijagokan. Skuad Merah Putih diperkuat sederet pemain elite dunia, seperti Putri Kusuma Wardani yang kini menempati peringkat 7 dunia serta Gregoria Mariska Tunjung di peringkat 10 dunia. Keduanya dijadwalkan turun sebagai tunggal pertama dan kedua.
Dengan kekuatan tersebut, Indonesia optimistis dapat mengatasi perlawanan Malaysia dan melaju ke final SEA Games 2025, sekaligus mengulang pencapaian manis pada SEA Games 2023.
Meski diunggulkan, Indonesia tetap harus waspada. Malaysia diperkuat ganda putri peringkat 2 dunia sekaligus runner-up Kejuaraan Dunia 2025, Pearly Tan/T Muralitharan, yang siap menjadi ancaman serius.
Putri Kusuma Wardani mengaku percaya diri tim Indonesia mampu meraih kemenangan, namun tetap mengingatkan pentingnya fokus.
“Kalau dari tim sendiri tentu yakin bisa menang melawan Malaysia. Tapi kami tidak boleh meremehkan karena mereka punya ganda putri yang sangat bagus. Kami siap tampil all out,” ujar Putri KW dalam rilis resmi PBSI.
Sementara itu, pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, mengaku siap bekerja ekstra jika harus berhadapan langsung dengan Pearly Tan/T Muralitharan.
“Kalau diturunkan melawan mereka, kami akan menyiapkan semuanya. Pasti akan capek, tetapi kami siap. Kami harus lebih fokus, bermain cepat, memperkuat pertahanan, dan menghindari permainan lob,” kata Rachel.
Di sektor beregu putra, Indonesia juga menghadapi tantangan berat saat berjumpa Singapura. Tim lawan diperkuat oleh juara dunia 2021 Loh Kean Yew serta pemain muda yang tengah naik daun, Jia Heng Jason Teh.
Kehadiran dua pemain tersebut membuat Singapura patut diwaspadai dalam perburuan tiket final.
Reporter: Nur Abidin
Editor: Aas Arbi











