PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Satgas MBG, Iing Andri Supriadi, mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki ahli gizi. Ahli gizi sangat penting untuk memastikan program tersebut berjalan efektif dan memberikan manfaat kesehatan bagi siswa.
Ahli gizi dapat menyusun menu seimbang, keamanan dan kebersihan pangan, serta edukasi gizi.
“Program MBG ini sebagai langkah nyata untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan cerdas dalam menyongsong Generasi Emas 2045,” kata Iing usai monitor penyaluran menu MBG di SMP Negeri 1 Pandeglang, Rabu, 10 Desember 2025.
Oleh karena itu, program MBG harus betul-betul memperhatikan gizinya. Makanya, ahli gizi sangat penting keberadaan si SPPG.
“Kami terus memantau agar dapur SPPG sesuai standar. Yang paling utama, setiap dapur harus ada ahli gizi,” katanya.
Lebih lanjut, Iing mengingatkan agar tidak menyimpan makanan MBG terlalu lama di dalam wadah untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Kami terus memonitor setiap SPPG di Pandeglang. Alhamdulillah, sampai dengan hari ini tidak ada kasus yang terjadi,” tambahnya.
Iing menyatakan, keberhasilan MBG sangat bergantung pada kualitas dan standar SPPG sebagai penyedia makanan.
“Setiap dapur SPPG harus memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN). Kita nikmati dan syukuri apa yang digagas Bapak Prabowo, karena ini untuk kebaikan kita semua,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











