CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kepolisian memastikan tidak ada barang milik keluarga korban yang hilang dalam kasus pembunuhan anak berusia 9 tahun di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon.
Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan bermotif perampokan.
Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, mengatakan dari hasil pengecekan di lokasi kejadian, seluruh barang berharga di dalam rumah masih berada di tempatnya.
“Tidak ada barang yang hilang. Handphone ada lima di atas, tidak ada yang diapa-apakan,” ujar Kompol Firman Hamid kepada Radar Banten, Rabu 17 Desember 2025.
Selain telepon genggam, polisi juga menemukan perangkat elektronik lain dalam kondisi utuh.
“Laptop ada di atas meja, tidak ada yang diambil, semuanya berjejer,” katanya.
Kompol Firman menambahkan, kondisi rumah korban juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perusakan atau penggeledahan yang biasanya terjadi dalam kasus pencurian.
“Tidak ada acak-acakan. Kalau niatnya perampokan, biasanya lemari diacak-acak. Ini tidak,” tegasnya.
Diketahui, korban Muhammad Axle Herman Miller, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan luka serius akibat senjata tajam di dalam rumah keluarganya.
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bethsaida Kota Cilegon, namun dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit sekitar pukul 15.30 WIB.
Editor Daru











