LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dedikasi tinggi ditunjukkan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak. Beberapa menit jelang dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mereka justru harus berjibaku memadamkan kebakaran.
Petugas Damkar Lebak terpaksa melewatkan momen pelantikan karena harus menangani kebakaran yang terjadi di Toko Almon, Rangkasbitung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 22 Desember 2025, saat pelantikan ribuan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak dijadwalkan berlangsung di Stadion Uwes Qorny. Namun, di waktu yang hampir bersamaan, laporan kebakaran masuk dan harus segera ditangani.
Salah satu personel Damkar Lebak, Agus Siswanto, mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim tetap menjalankan tugas pemadaman meski agenda pelantikan sudah di depan mata.
“Izin melaporkan, Pak Bupati, seluruh anggota Damkar Lebak tidak bisa mengikuti pelantikan PPPK Paruh Waktu,” ujar Agus Siswanto dalam sebuah video yang viral di media sosial, Selasa, 23 Desember 2025.
Agus menjelaskan, pihaknya tidak dapat berangkat ke lokasi pelantikan karena tengah menangani kondisi darurat kebakaran. “Karena adanya hal yang sangat darurat,” tandasnya.
Sementara itu, personel Damkar Lebak lainnya, Rian Nopriandi, mengatakan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup lama.
“Petugas berjuang memadamkan api dari pukul 11.00 WIB hingga 17.50 WIB. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan, meski petugas mengalami mata perih akibat asap tebal dari dalam toko,” kata Rian kepada RADARBANTEN.CO.ID saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 22 Desember 2025.
Para petugas yang masih mengenakan seragam batik Korpri tampak berjibaku memadamkan api yang membakar toko swalayan tersebut.
Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah seluruh personel Damkar Lebak dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Api berhasil kami kendalikan,” ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Iwan Darmawan.
Ia menambahkan, petugas harus bolak-balik melakukan pengisian air guna memastikan api benar-benar padam. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada instalasi bangunan.
“Melihat titik awal munculnya asap dan kondisi instalasi, sementara kami duga akibat korsleting listrik,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











