SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Para pengelola wisata di kawasan Anyar-Cinangka meminta agar pemerintah bisa menangkal informasi hoax yang beredar di media sosial yang memberitakan soal bencana.
Pasalnya, informasi seperti itu biasanya beredar di media sosial saat hendak mamasuki libur panjang dan berdampak terhadap kunjungan wisata di Anyar-Cinangka.
Salah seorang pengelola Water Sport di Pantai Anyar, Syarif mengungkapkan, informasi hoax seputar bencana yang beredar di media sosial sangat mengganggu terhadap tingkat kunjungan wisata di Anyar-Cinangka khususnya pada saat momen libur panjang.
“Kurang ramai dikarenakan ada berita hoax yang menimbulkan ketakutan buat para pengunjung pergi ke Anyar, yang menginformasikan letusan gunung krakatau, badai dan lain sebagainya,” katanya Jumat 26 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, informasi tersebut justru bertolak belakang dengan fakta yang ada di lapangan.
Padahal, saat ini kondisi pantai Anyar-Cinangka justru baik-baik saja dan kondisi ombak pun selama dua pekan terkahir cenderung normal.
“Ombak normal, mudah-mudahan seterusnya sampai tahun baru nanti kondisi cuaca baik-baik saja,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kondisi di pantai Anyar justru masih aman untuk bermain berbagai wahana air, mulai dari bananaboat, jet ski dan lain sebagainya.
Pa pun meminta agar pemerintah melakukan upaya-upaya untuk menangkal berbagai informasi hoax yang beredar di media sosial dan mrngajak wisatawan untuk berkunjung ke Anyar-Cinangka.
Karena kondisu saat ini banyak juga bookingan wisatawan yang cancel akibat adanya berita hoax.
“Karena lihat berita hoax itu mungkin mereka takut, namanya juga manusiawi ya. Akhirnya kita pasrah aja lah. Itu hak mereka mau datang atau tidaknya. Yang penting Kita udah mastiin bahwa cuaca di sini baik-baik saja,” ujarnya.
Lebih lanjut ia berharap agar jumlah kunjungan wisataean di tahun ini bisa maksimal beperti halnya pada tahun 2024 lalu. “Tahun lalu omzet kita naik, mudah-mudahan tahun ini bisa maksimal,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











