SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kasus pembunuhan yang terjadi di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, pada Senin (29/12/2025), diduga kuat bukan dipicu aksi perampokan. Karena tidak ditemukan adanya barang berharga milik korban yang hilang.
Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima laporan kehilangan barang dari korban. Bahkan, ponsel milik korban masih berada di lokasi.
“Kami belum menerima laporan kehilangan barang berharga. Ponsel korban juga masih ada,” ujar Hari, Selasa 30 Desember 2025.
Hari menjelaskan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang merupakan teman dari anak korban.
“Yang pertama menemukan adalah teman dari anak korban,” katanya.
Dijelaskannya, korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia kemudian dibawa ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang. Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah luka tusuk di tubuh korban.
“Awalnya disangka keguguran, tetapi setelah diperiksa terdapat lebih dari tiga luka tusuk,” jelasnya.
Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 17.00 WIB. Polisi langsung memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi.
“Sudah dipasang police line,” ujarnya.
Setelah kejadian, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Untuk penanganan lebih lanjut, kasus pembunuhan tersebut dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Serang Kota.
“Perkara ini sudah kami limpahkan ke Polresta Serang Kota,” tambahnya.
Kapolsek juga mengungkapkan, korban merupakan seorang ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan lain. Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan sepi dan korban berada seorang diri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan.
“Terduga pelaku masih dalam penyelidikan. Belum bisa kami simpulkan siapa pelakunya,” tuturnya.
Editor: Mastur Huda











