SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, meminta warga Kampung Cibodas, Desa Kabudeberm, Kecamatan Padarincang, yang terdampak akibat Gunung Kaupas longsor, tetap bertahan sementara di lokasi pengungsian.
Hal itu guna mengantisipasi terjadinya longsor susulan yang bisa saja terjadi akibat kondisi cuaca yang masih belum menentu.
Ratu Zakiyah mengatakan, bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Kaduberem, terlihat sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, luas lokasi yang mengalami longsor cukup luas sehingga membahayakan bagi warga.
“Jadi kami mengevakuasi warga yang ada di dekat lokasi longsor itu untuk mengevakuasi untuk ditempatkan di tempat yang lebih aman. Karena kondisinya tentu sangat mengkhawatirkan dan membahayakan,” katanya, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia mengaku, pihaknya merasa khawatir apabila evakuasi tidak dilakukan justru bisa membahayakan warga yang ada disekitar. “Ada sekitar 504 jiwa kurang lebih yang terdampak dari 193 kepala keluarga. Ada sebanyak 274 warga yang mengungsi,” ujarnya.
Ratu Zakiyah pun meminta warga untuk sementara waktu tetap bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu hasil kajian mengenai kondisi gunung Kaupas sampai situasinya kondusif.
“Jika hujan terus saya khawatir juga terjadi longsor susulan. Maka semoga hujan cepat berhenti,” ujarnya.
Pihaknya memastikan, segala kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian akan dipenuhi oleh Pemkab Serang sehingga masyarakat bisa merasa aman ketika berada di lokasi pengungsian.
“Kita sudah siapkan diantaranya sembako, makan-makanan yang harus mereka makan tentunya, yang menjadi kebutuhan dasar. Kemudian juga kami tadi drop pampers karena di sana banyak anak-anak kecil,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga tengah mendatangkan MCK portable sehingga warga tidak perlu bolak-balik ke rumah ketika ingin mandi ataupun lainnya.
Editor: Agus Priwandono











