PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memasuki hari ketiga, banjir akibat luapan Sungai Cilemer di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, semakin meluas dan kian dalam.
Debit air dilaporkan terus bertambah seiring hujan deras yang masih mengguyur wilayah hulu di Kabupaten Lebak hingga wilayah hilir di Pandeglang.
Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan ketinggian air mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
“Air naik sekitar 25 sentimeter. Kemarin masih sekitar 75 sentimeter, sekarang sudah mencapai satu meter,” kata Ilman kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 12 Januari 2026.
Kenaikan debit air tersebut membuat aktivitas warga lumpuh. Sejumlah rumah terendam banjir, sementara akses jalan desa terputus sehingga mobilitas warga terganggu.
“Banjir sekarang bukan hanya merendam rumah warga, tapi juga meluas ke lahan pertanian. Bahkan sawah yang berada di dataran lebih tinggi mulai terendam,” ujarnya.
Ilman menambahkan, hingga Senin pagi kondisi cuaca masih hujan deras. Luapan air sungai pun terus bertambah.
“Hujan deras sejak semalam sampai sekarang belum berhenti. Kami berharap hujan segera reda agar banjir cepat surut,” katanya.
Sementara itu, perangkat Desa Idaman, Endang Suhendar, mengatakan hingga saat ini warga belum mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing.
“Belum ada yang mengungsi. Warga masih bertahan di rumah. Untuk anak-anak sekolah, sementara diliburkan karena akses jalan terputus,” jelas Endang.
Pemerintah desa terus memantau kondisi banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk jika debit air kembali meningkat.*
Editor : Krisna Widi Aria











