SERANG – Panen raya jagung dilaksanakan serentak oleh Polda Banten. Panen raya pada kuartal IV Tahun 2025 itu dipusatkan di lahan seluas empat hektare di Kampung Ciwiru, RT 006 RW 002, Kelurahan Cigoong, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada Kamis (8/1).
Jagung yang dipanen di atas lahan seluas empat hektare itu ditanam oleh petani dalam Kelompok Tani Margahayu 1. Kelompok tani ini binaan Polresta Serang Kota.
Saat memimpin panen raya jagung, Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengatakan, panen raya ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya komoditas jagung sebagai salah satu bahan pangan utama dan penopang perekonomian masyarakat.
“Panen raya jagung ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan para petani, tetapi juga mencerminkan hasil nyata dari sinergi dan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan. Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada para petani, pengamanan distribusi hasil pertanian, serta penciptaan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Hengki.
Secara keseluruhan, ungkap Hengki, luas lahan jagung yang dipanen di wilayah Polda Banten sekitar 36,9 hektare. “Kami menyadari bahwa ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh tingginya hasil produksi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh stabilitas keamanan dan kelancaran distribusi hasil panen. Oleh karena itu, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan semangat para petani dalam mengelola lahan pertaniannya secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Kapolresta Serang Kota Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yudha Satria menyatakan, panen raya jagung ini menegaskan komitmen Polad Banten dan Polresta Serang Kota untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











