PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah pohon sawit roboh dan menimpa rumah milik Santana, seorang ustadz warga Kampung Benying Hideung, Desa Nanggala, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi saat pemilik rumah tengah mengikuti pengajian tingkat desa. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, rumah korban mengalami kerusakan berat.
Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Eri Piatna, mengatakan robohnya pohon sawit disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
“Intensitas hujan tinggi dan angin kencang mengakibatkan pohon sawit roboh dan menimpa rumah warga. Rumah yang tertimpa merupakan milik Ustadz Santana, yang saat kejadian sedang mengikuti pengajian,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 12 Januari 2026.
Saat kejadian, istri dan anak korban berada di dalam rumah. Namun, mereka berhasil selamat tanpa mengalami luka.
“Tidak ada korban jiwa. Namun bagian atap rumah rusak cukup parah dengan estimasi kerugian sekitar Rp12 juta,” kata Eri.
Diketahui, rumah tersebut selama ini juga digunakan sebagai tempat mengaji anak-anak di lingkungan sekitar. Akibat kejadian itu, kegiatan mengaji untuk sementara waktu dihentikan.
“Untuk sementara, istri dan anak korban mengungsi ke rumah tetangga terdekat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sambil menunggu proses perbaikan rumah,” pungkasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











