JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah sempat mencetak rekor berturut-turut, tren kenaikan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya mengalami sedikit pendinginan. Pada perdagangan Jumat (16/1/2026), harga emas Antam terpantau turun tipis dibandingkan hari sebelumnya.
Mengutip data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini terkoreksi Rp6.000 per gram. Jika kemarin berada di level Rp2.617.120, kini dibanderol menjadi Rp2.611.120 per gram.
Koreksi Sehat di Tengah Tren Bullish
Meski melemah, analis menilai penurunan ini sebagai koreksi sehat. Setelah reli panjang yang membawa emas ke level tertinggi sepanjang masa, aksi ambil untung (profit taking) wajar terjadi dan menekan harga secara sementara.
Situasi seperti ini kerap dimanfaatkan investor untuk kembali masuk atau menambah portofolio di harga yang sedikit lebih rendah, sebelum tren naik berlanjut.
Rincian Harga Emas Antam (Jumat, 16/1/2026)
Berikut harga emas batangan Antam hari ini:
- 1 gram: Rp2.611.120
- 5 gram: Rp12.830.600
- 10 gram: Rp25.605.000
- 50 gram: Rp127.695.000
- 100 gram: Rp255.312.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.551.600.000
Harga buyback (beli kembali) diperkirakan ikut menyesuaikan dan berada di kisaran Rp2,4–Rp2,5 juta per gram, bergantung kondisi pasar fisik.
Penyebab Harga Melandai
Beberapa faktor yang memengaruhi koreksi pagi ini:
- Penguatan Dolar AS: Dolar yang menguat tipis membuat emas (berdenominasi dolar) relatif lebih mahal bagi pemilik mata uang lain, sehingga permintaan melambat.
- Aksi Profit Taking: Investor skala besar memanfaatkan harga rekor kemarin untuk merealisasikan keuntungan.
Strategi Investasi: Buy on Weakness
Bagi investor jangka panjang, koreksi Rp6.000 per gram memang kecil, namun bisa menjadi peluang buy on weakness (beli saat harga melemah). Tetap pegang tujuan awal: jika emas untuk dana darurat atau pendidikan 5–10 tahun ke depan, fluktuasi harian adalah hal wajar dan tak perlu disikapi dengan panik.*
Editor : Krisna Widi Aria











