SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Cibodas, Desa Kaduberem, Kecamatan Padarincang masih memilih untuk tinggal di lokasi pengungsian.
Meskipun sudah dua pekan berlalu, kejadian longsor Gunung Kaupas masih membekas dan meninggalkan ketakutan bagi warga khususnya yang tinggal tepat dibawah lereng Gunung Kaupas.
Pasalnya, potensi terjadinya longsor susulan masih bisa terjadi kapanpun dan dapat membahayakan bagi warga. Ditambah lagi, saat ini kondisi curah hujan masih sangat tinggi di wilayah Kabupaten Serang.
Salah seorang warga Kaduberemu, Kecamatan Padarincang Momon Andriwinata mengatakan, hingga saat ini masih ada sekitar 86 Kepala Keluarga uang tinggal di pengungsian.
Saat ini mereka masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah apakah mereka mengenai nasib mereka di sana apakah bisa segera kembali ke rumah atau justru harus segera relokasi.
“Yang dekat bangat dengan lereng gunung ada sekitar 128 rumah di satu kampung itu. Pas lokasinya ada di bawah bukit,” ujarnya.
Ia mengatakan, ada total sekitar 235 kepala keluarga yang tinggal di Kampung Cibodas. Ia pun berharap apabila harus relokasi, maka lokasi untuk relokasi tidak bolah terlalu jauh dari kampung mereka saat ini.
“Kalau dipindahkan terlalu jauh mereka keberatan, karena mata penceharain mereka dari kebun dan sawah yang ada di sekitar sana. Jadi lokasinya harus pasti, bentuk rumahnya seperti apa, serta ada jaminan untuk ekonominya,” ujarnya.
Hinga saat ini masih ada longsoran susulan yang terjadi namun dengan skala yang kecil. “Tetakhir hari minggu sekitar pukul 01.00 fini hari,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











