SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Provinsi Banten direncanakan menjadi tuan rumah perhelatan musik internasional Java Jazz Festival 2026. Rencana tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran PT Java Festival Production yang menemui Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Jumat, 23 Januari 2026.
Direktur Keuangan PT Java Festival Production, Dwi Cahyono, menjelaskan bahwa Java Jazz 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 29 hingga 31 Mei 2026. Penyelenggaraan tahun ini menjadi catatan sejarah baru karena untuk pertama kalinya Java Jazz digelar di luar Jakarta.
“Pada tahun 2005 Java Jazz digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun 2009 pindah ke Jakarta International Expo (JIEXPO). Pada 2026 ini, kami selenggarakan di NICE PIK II,” ungkap Dwi.
Rencananya, Java Jazz 2026 akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) II, Kabupaten Tangerang. Agenda tahunan bergengsi ini diperkirakan mampu menarik hingga 120 ribu penonton selama tiga hari pelaksanaan.
Menurut Dwi, selama ini Java Jazz rata-rata dikunjungi sekitar 105 ribu hingga 120 ribu penonton. “Nantinya akan ada sekitar 10 panggung dan kurang lebih 300 artis yang tampil selama penyelenggaraan,” tambahnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.
“Kami senang dengan adanya perhelatan besar di Provinsi Banten. Apa yang bisa kami bantu, akan kami bantu. Terima kasih, kami akan dukung agar acara ini berjalan lancar,” tegas Andra.
Ia menilai, pemilihan lokasi di PIK II sangat strategis karena didukung akses jalan tol dan kedekatannya dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain itu, kawasan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti pusat kuliner, hotel, serta pengelolaan parkir yang memadai.
“Di PIK II juga banyak fasilitas kuliner dan hotel,” ujarnya.
Meski demikian, Andra berharap para pengunjung Java Jazz 2026 tidak hanya menikmati pertunjukan musik, tetapi juga meluangkan waktu untuk berwisata di Provinsi Banten. Ia menekankan bahwa Banten memiliki beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata pantai, Taman Nasional Ujung Kulon, hingga wisata sejarah dan religi di kawasan Keraton Kesultanan Banten.
Oleh karena itu, ia mendorong pihak penyelenggara untuk turut mempromosikan destinasi wisata Banten, termasuk informasi akses dan moda transportasi, sebagai bagian dari rangkaian promosi Java Jazz 2026.*
Editor : Krisna Widi Aria











