LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang bulan suci ramadan, Februari 2026 harga daging sapi di pasar Rangkasbitung terus melambung tinggi. Saat ini harga daging sapi di Pasar Rangkasbitung mencapai Rp 140 ribu/kg.
Akibatnya, penjualan daging sapi/kerbau menurun drastis hingga 50 persen dalam sepekan terakhir ini.
“Harganya masih tinggi, daya beli masyarakat turun. Dari 12 pedagang daging, kini yang bertahan tinggal 4 lapak saja. Karena pembelian daging menurun drasris hingga 50 persen,” kata Saepul penjual Dagung di pasar Rangkasbitung.
Ia memprediksi harga daging baik sapi maupun kerbau akan tetap tinggi bahkan cenderung akan terus naik sampai awal ramadan 2026.
Selain itu, lanjut Saepul konsumen juga tidak perlu menyangsikan kualitas daging yang diperjual belikan di pasar Rangkasbitung layak konsumsi.
“Insya Allah, disini tidak akan pernah ada daging gelonggongan atau yang sejenisnya,” katanya.
Menurutnya, dalam sehari ia biasa menghabiskan sekitar 1 kwintal daging sapi.
“Harga itu diperkirakan akan naik pada saat menjelang puasa dan Lebaran. Harganya bisa mencapai Rp 170 ribuan per kg. Sebenarnya kami juga berharap, tidak ada kenaikan sehingga tidak memberatkan masyarakat,” katanya.
Aryani salah seorang penjual soto di kawasan Pujasera Rangkasbitung tetap membeli daging sapi kendati harganya cukup tinggi mencapai 140 ribu.
“Sebenarnya harganya tidak begitu tinggi, habya mengalami kenaikan sedikit, tapi kadang turun. Tapi, memang yang belinya turun,” katanya.
Editor Daru











