CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melakukan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ASA Sport Center 4A dan 4B, Senin 2 Februari 2025.
Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan operasional program berjalan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.
Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon, Tunggul Fernando Simanjuntak, mengatakan kegiatan monitoring dilakukan secara bertahap hingga Kamis 5 Februari 2025, dengan melibatkan tim gabungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang dibagi menjadi empat tim.
“Kita monitoring terkait pelaksanaan SPPG. Sampai hari Kamis nanti monitoring dibagi menjadi empat tim,” kata Tunggul saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, tugas utama tim monitoring adalah memastikan pelaksanaan SPPG dapat berjalan dengan baik, baik dari sisi operasional dapur, distribusi makanan, hingga aspek administrasi dan perizinan.
“Oleh karena itu tadi kita lakukan evaluasi. Pertama soal perizinan. Perizinan yang menjadi kewenangan daerah sejauh ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, Tunggul mengungkapkan dalam proses diskusi di lapangan ditemukan sejumlah dinamika, salah satunya terkait kejenuhan variasi menu makanan yang diterima peserta didik di sekolah.
“Tadi juga muncul dinamika dalam diskusi, kemungkinan ada kejenuhan varian makanan di sekolah,” ungkapnya.
Tunggul menjelaskan untuk SPPG Asa Sport Center 4A dan 4B keduanya telah mengantongi sejumlah perizinan.
“Untuk SLHS sudah ada, PBG juga sudah dimiliki. Tapi saya minta teman-teman OPD agar perizinan dicek masing-masing, mana yang sudah dan mana yang belum,” tegasnya.
Tunggul menekankan bahwa dokumen SLHS kini menjadi persyaratan wajib. Jika belum dipenuhi, maka izin operasional SPPG berpotensi dicabut.
“SLHS itu wajib sekarang. Kalau dulu masih boleh sambil jalan, sekarang kalau SLHS belum ada, izin operasionalnya bisa dicabut,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











