LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Suporter Inter Milan dilarang menyaksikan pertandingan tandang (away) klubnya hingga 23 Maret 2026. Larangan tersebut diberlakukan menyusul insiden pelemparan flare yang hampir mengenai kiper Emil Audero pada laga Serie A, Senin 2 Februari 2026 dini hari.
Larangan itu diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri Italia setelah flare yang dilempar dari tribun pendukung Nerazzurri mendarat di dekat area Emil Audero saat Inter Milan menghadapi Cremonese di Stadion Giovanni Zini, Cremona. Insiden tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan sementara.
Meski demikian, Emil Audero—kiper US Cremonese sekaligus pemain naturalisasi Timnas Indonesia—dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera serius.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Dalam Negeri Italia menyebutkan bahwa larangan tersebut berlaku untuk laga tandang Serie A Inter Milan melawan Sassuolo pada 8 Februari, Lecce pada 21 Februari, dan Fiorentina pada 22 Maret 2026. Selain itu, penjualan tiket bagi warga wilayah Lombardy juga dibatasi pada pertandingan-pertandingan tersebut.
Namun, kebijakan larangan suporter away itu tidak berlaku pada laga Derby della Madonnina melawan AC Milan pada 8 Maret 2026. Pada pertandingan tersebut, Inter Milan berstatus sebagai tuan rumah sehingga tidak ada perjalanan tandang suporter dari luar kota Milan.
Selain larangan tampil away, Inter Milan juga dikenakan sanksi denda finansial atas insiden pelemparan flare tersebut. Otoritas setempat menegaskan bahwa sanksi ini dijatuhkan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang serta demi menjaga keamanan pemain dan seluruh pihak terkait.
Insiden pelemparan flare ke lapangan terjadi pada menit ke-49 pertandingan dan dinilai mencoreng citra klub maupun pendukung Inter Milan. Meski laga tetap dilanjutkan, peristiwa tersebut memicu kritik luas dari berbagai kalangan dalam sepak bola Italia.
Bagi Inter Milan, absennya dukungan langsung suporter di laga tandang diperkirakan akan memengaruhi atmosfer pertandingan. Saat ini, Inter masih memimpin klasemen sementara Serie A dan dituntut menjaga konsistensi performa sekaligus citra klub di tengah sanksi yang dijatuhkan.
Editor: Mastur Huda











