PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim SAR Gabungan menemukan santri bernama Dafa Kurniawan (14) yang dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Daplangu, Kampung Cinibung, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Dafa Kurniawan merupakan seorang santri Ponpes Assadilayah, Kecamatan Mandalawangi yang hilang pada hari Kamis, 12 Februari 2026 pukul 15.30 WIB.
Proses pencarian berlangsung semenjak hari Kamis, 12 Februari sore hingga malam dan dilanjutkan hari Jumat, 13 Februari 2026 pagi.
Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Banten Beni Madsira mengatakan, Tim SAR gabungan berhasil menemukan santri yang hilang.
“Syukur alhamdulillah korban tenggelam di Pantai Daplangu sudah ketemu oleh Tim SAR Gabungan,” katanya, Jumat, 13 Februari 2026.
Korban dapat ketemu setelah waktu salat Jumat. Tepatnya kurang lebih pukul 13.42 WIB.
“Jarak korban ketemu itu sekira 300 meter dari bibir pantai,” katanya.
ABK Kapal Patroli KNP 5244 Kantor UPP Kelas III Labuhan, Kak Bolang mengatakan, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian korban hilang
“Pencarian dengan melakukan penyisiran sepanjang tepi pantai. Yang saat ini hembusan angin dan ombak cukup besar,” katanya.
Kak Bolang memohon doanya, agar korban hilang dapat segera diketemukan.
“Korban hilang memiliki nama lengkap Dafa Kurniawan berusia 14 tahun. Merupakan warga Kecamatan Mandalawangi,” katanya.
Berdasarkan kronologisnya, pada pukul 15 WIB, santri bernama Dafa, Adib, Arya, dan Syahbana berenang sambil becanda di Pantai Daplangu 2.
“Sekira Pukul 15:30 WIB korban Dafa dan Adib Adib terbawa arus ombak laut sekitar Pantai Daplangu 2. Jarak antar saksi dan korban yang belum di temukan sekira 6 meteran,” katanya.
Korban sempat meminta tolong kepada temannya bernama Syabana yang kemudian memanggil teman-teman nya.
“Karena melihat Dafa dan Adib terseret arus laut sampai ke tengah laut dalam,” katanya.
Lalu, Syahbana meminta tolong kepada temen-temen santri dan langsung ke TKP.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











