• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Bisnis

Kamu Wajib Tahu, Ini Dia Penyebab dan Dampak dari Krisis Ekonomi

Mulyadi by Mulyadi
Kamis, 19 Februari 2026 07:15
in Bisnis
Kamu Wajib Tahu, Ini Dia Penyebab dan Dampak dari Krisis Ekonomi

Pixabay

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Krisis ekonomi adalah situasi ketika ekonomi suatu negara atau wilayah mengalami penurunan secara drastis sehingga menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

Peristiwa ini bisa dikatakan sebagai titik balik mendadak yang melibatkan gangguan atau kekacauan signifikan dalam sistem ekonomi maupun keuangan.

RelatedPosts

Pelatihan bendahara Kopdes Merah Putih Banten

Bendahara Kopdes Merah Putih di Banten Bakal Dapat Pelatihan Khusus

Rabu, 28 Oktober 2026 14:18
Koperasi Merah Putih

Koperasi Merah Putih: Jalan Rakyat atau Sekadar Papan Nama?

Rabu, 28 Oktober 2026 13:09
modest fashion Banten ISEF 2026

BI Banten Dorong Modest Fashion dan Ekonomi Pesantren di ISEF 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 10:10
Diskoperindag Verval Puluhan KDKMP

Jalankan Instruksi Menkop, Diskoperindag Pandeglang Verifikaai dan Validasi Puluhan KDKMP

Jumat, 16 Oktober 2026 09:37

Krisis ekonomi menjadi salah satu hal berat yang dirasakan oleh masyarakat karena menghantam langsung sendi-sendi perekonomian sekaligus kesejahteraan.

Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut penyebab dan dampak krisis ekonomi yang perlu diketahui.

Apa Itu Krisis Ekonomi?
Krisis ekonomi adalah periode saat suatu negara atau wilayah mengalami penurunan yang sangat signifikan, serius, dan berkelanjutan dalam aktivitas ekonomi.

Kondisi ini kerap kali berdampak luas pada berbagai sektor. Biasanya ditandai dengan penurunan tajam pada beberapa indikator kunci, antara lain:

  • Nilai aset.
  • Nilai tukar mata uang.
  • PDB (Produk Domestik Bruto).
  • Kemampuan belanja pemerintah.
  • Kekurangan likuiditas di lembaga keuangan.
  • Kesulitan memenuhi pembayaran utang oleh bisnis maupun konsumen.
  • Penurunan konsumsi karena harga bahan pokok melonjak drastis.

Penyebab Krisis Ekonomi
Penyebab krisis ekonomi di suatu negara sangat beragam, seperti fluktuasi nilai tukar, krisis keuangan di negara lain, hingga pengetatan kebijakan moneter global.

Di samping itu, terdapat beberapa hal lainnya yang dapat memunculkan kondisi tersebut, antara lain:

1. Laju Inflasi Tinggi
Salah satu penyebab krisis ekonomi yaitu laju inflasi yang tinggi. Pada situasi ini, harga barang maupun jasa mengalami lonjakan dalam waktu yang panjang.

Pada dasarnya, inflasi tidak selalu negatif karena bergantung pada tingkat persentasenya. Namun, apabila terjadi secara berkelanjutan dan lajunya tinggi, maka perlu diwaspadai.

Sebab, kondisi ini bisa membuat pemerintah kehilangan kontrol atas kenaikan harga dan penurunan tajam nilai uang sehingga mengarah pada hiperinflasi. Perekonomian pun semakin memburuk.

2. Pasar Saham Jatuh
Jatuhnya pasar saham dipicu karena investor kehilangan kepercayaan di pasar sehingga harga saham anjlok secara dramatis. Ini menciptakan efek domino, seperti:

  • Hilangnya kekayaan investor yang menurunkan konsumsi.
  • Menyulitkan entitas memperoleh modal.
  • Memicu ketidakpastian yang menghentikan ekspansi bisnis.

Keadaan tersebut sering kali diikuti oleh pelemahan nilai tukar mata uang, kepanikan perbankan, hingga penurunan daya beli masyarakat.

Akibatnya, pertumbuhan ekonomi melambat secara tajam yang mendorong terjadinya krisis ekonomi di suatu negara atau wilayah.

3. Stagflasi
Umumnya, situasi ini dirasakan oleh suatu negara ketika mengalami tingkat inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lambat.

Alhasil, pembuat kebijakan berada dalam dilema saat mengambil langkah. Pasalnya, kebijakan yang bertujuan menekan laju inflasi berpotensi meningkatkan angka pengangguran.

Hal ini justru bisa menambah permasalahan baru, baik secara hukum, sosial, maupun ekonomi. Terlebih, pengaruh stagflasi dapat berlangsung dalam jangka panjang hingga beberapa dekade.

4. Utang Negara Berlebihan
Krisis perekonomian juga dapat disebabkan oleh utang negara yang berlebihan. Beban pembayaran pokok dan bunga pinjaman yang terlalu tinggi akan menguras APBN.

Dana untuk sektor produktif, seperti pendidikan dan infrastruktur, pun berkurang. Akibatnya, risiko default (gagal bayar) meningkat.

Melihat keadaan ini, investor cenderung skeptis. Akibatnya, memicu pelarian modal serta inflasi apabila didanai dengan cara mencetak uang.

5. Kondisi Geopolitik Tidak Stabil
Kondisi politik yang tidak stabil (perang, konflik, dan perubahan kebijakan negara), baik di dalam negeri maupun tingkat global, menyebabkan kegiatan ekonomi terganggu.

Hal ini menciptakan ketidakpastian pasar yang akhirnya berimbas pada arus perdagangan internasional, investasi, hingga nilai tukar mata uang. Gejolak ekonomi pun terjadi.

Dampak Krisis Ekonomi
Krisis perekonomian mendatangkan efek yang substansial bagi seluruh pihak di dalam suatu negara. Adapun beberapa dampak krisis ekonomi adalah sebagai berikut:

1. Bisnis Jatuh
Di tengah krisis ekonomi, permintaan barang dan jasa akan terus menurun. Hal ini mengganggu kontinuitas operasional bisnis. Bahkan, dapat mengakibatkan produksi terhenti.

2. Pendapatan Masyarakat Menurun
Hal ini bisa terjadi akibat adanya rasionalisasi dan efisiensi biaya operasional bisnis sehingga pemasukan rumah tangga pun berkurang.

3. Tingkat Pengangguran Tinggi
Krisis ekonomi yang mengarah ke resesi membuat daya beli masyarakat melemah. Akibatnya, omzet perusahaan turun sehingga produksi terhambat dan memicu PHK massal. Tingkat pengangguran pun melonjak.

4. Kemiskinan dan Ketimpangan Meningkat
Seiring dengan naiknya angka pengangguran, tingkat kemiskinan pun meningkat sehingga ketimpangan sosial semakin terlihat karena tidak banyak yang mampu bertahan di tengah krisis.

5. Daya Beli Masyarakat Melemah
Selama krisis, harga kebutuhan primer terus naik. Namun, di saat yang sama penghasilan justru stagnan bahkan berkurang. Akibatnya, kebutuhan harian sulit dipenuhi dan konsumsi rumah tangga menurun.

6. Belanja Negara Tidak Terpenuhi
Krisis ekonomi membuat pemerintah sulit memenuhi kebutuhan belanja negara yang akhirnya menghambat pembangunan. Ini berdampak pada masyarakat luas.

7. Krisis Sosial
Tingginya kemiskinan dalam jangka panjang selama terjadinya krisis ekonomi berpotensi menimbulkan krisis sosial di tengah masyarakat. Akibatnya, kasus kriminal meningkat dan kondisi sosial semakin memburuk.*

Editor : Krisna Widi Aria

Tags: dampakdaya beliKrisis Ekonomikrisis sosialpendapatanpenyebabsahabat pegadaian
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Serang Dorong Pemberian Sanksi bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Next Post

Pemkab Serang Cabut Status Tanggap Darurat Bencana

Next Post
Pemkab Serang Cabut Status Tanggap Darurat Bencana

Pemkab Serang Cabut Status Tanggap Darurat Bencana

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Rifa Imaroh dari Tirtayasa Masuk 10 Besar Finalis SATU Indonesia Awards 2026

Senin, 26 Oktober 2026 11:38
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Polresta Serang Kota Gelar Operasi Patuh Maung di Dua Lokasi Hari Ini, Disini Tempatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 09:45
Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:54

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Imigrasi Serang

Imigrasi Serang Ikuti Peresmian Beranda Imigrasi di MPP Lebak dan Pandeglang

by Fahmi
Rabu, 28 Oktober 2026 19:15
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Serang mengikuti peresmian Beranda Imigrasi yang dilaksanakan secara terpusat melalui Zoom Meeting...

Revitalisasi Pelabuhan Karangantu

Seminar Nasional ISLI 2026, Untirta Dorong Revitalisasi Pelabuhan Karangantu

by Ihksannudin
Rabu, 28 Oktober 2026 18:05
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mendorong revitalisasi Pelabuhan Karangantu sebagai salah satu upaya memperkuat konektivitas maritim dan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.