LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak resmi mengeluarkan surat seruan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Surat tersebut mengatur sejumlah imbauan guna menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama pelaksanaan ibadah puasa.
Surat bernomor B.400/10-Bag.Kesra/II/2026 itu ditandatangani langsung Bupati Lebak, Moch Hasbi Jayabaya. Dalam edaran tersebut, terdapat enam poin penting yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebak.
Pada poin pertama, masyarakat diimbau menciptakan keamanan dan ketertiban serta membangun sikap toleransi. Hal itu dimaksudkan untuk mendukung kekhusyukan dan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadan.
Selanjutnya, umat muslim dianjurkan meningkatkan kualitas ibadah seperti shalat tarawih, tadarus Alquran, pesantren kilat, hingga ceramah menjelang berbuka puasa. Selain itu, masyarakat juga diminta menunaikan zakat, fidyah, infak, dan sedekah.
Dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa masyarakat yang tidak berpuasa karena alasan tertentu diminta tidak makan dan minum di tempat umum. Imbauan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Pemkab Lebak juga memberikan perhatian khusus kepada para pelaku usaha rumah makan dan warung nasi. Mereka tidak dilarang berjualan pada siang hari, namun tidak diperkenankan menjual makanan dan minuman secara terbuka.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan bentuk pelarangan usaha. “Kalau buka minimal ditutup pake kain, jangan terlalu bebas. Takutnya ada non Islam yang tidak berpuasa, atau orang Islam yang tengah mengalami gangguan,” katanya dalam sambungan telepon, Kamis 19 Februari 2026.
Selain itu, pemilik hotel, penginapan, kafe, dan tempat hiburan seperti biliar, PlayStation, serta warnet diminta menyesuaikan operasionalnya selama Ramadan. Warga juga dilarang keras menyalakan petasan demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Amir Hamzah turut mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbanyak ibadah. “Harus banyak beribadah. Karena bulan Ramadan adalah kesempatan kita mencari pahala yang sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











