LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemuncak klasemen sementara Super League 2025/2026, Persib Bandung selama bulan suci ramadan akan menggelar sesi latihan pada malam hari.
Sesi latihan perdana di bulan ramadan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis 19 Februari 2026 pukul 20.30 WIB.
Sepanjang bulan Ramadan, Persib diagendakan melakukan sesi latihan pada malam hari.
Pelatih Persib, Bojan Hodak menjelaskan, waktu latihan agar para pemain muslim dapat menjalankan ibadah puasa tanpa menurunkan kualitas performa di lapangan. Dengan berlatih setelah berbuka puasa, ia menjamin intensitas latihan tetap berada di level maksimal.
“Ini normal. Kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup. Jadi mereka (pemain) bisa tidur lebih lama di pagi hari dan kami berlatih di malam hari,” ujar Hodak dikutip dari lama persib.co.id
Menurut pelatih asal Kroasia ini, berlatih di siang hari saat pemain sedang berpuasa justru akan merugikan tim karena intensitas yang dihasilkan tidak akan optimal. Ia pun menegaskan tidak ada perbedaan program latihan meski dilakukan pada malam hari.
“Semuanya akan memiliki intensitas yang sama seperti yang kami lakukan dua tahun terakhir. Satu-satunya hal adalah kami berlatih mulai lebih malam sehingga para pemain bisa makan (buka puasa) dan setelah itu bisa berlatih secara normal,” tambahnya.
Hodak juga memberikan kabar positif terkait kembalinya Marc Klok yang sudah mulai ikut berlatih. Namun perhatian khusus tetap diberikan kepada Alfreandra Dewangga yang mengalami keluhan nyeri pada laga sebelumnya.
“Dewa merasakan sakit di pertandingan terakhir. Jadi kita akan melihat besok. Itulah alasan mengapa saya menggantinya di babak pertama, dan sisanya oke,” tutupnya.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











