LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Suasana penuh sukacita menyelimuti perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Rangkasbitung saat memasuki Tahun Kuda Api, Senin 16 Februari 2026 malam.
Ratusan jemaat memadati vihara untuk mengikuti ibadah pergantian tahun tepat pukul 00.00 WIB. Jemaat yang hadir tidak hanya berasal dari Rangkasbitung, tetapi juga dari Jabodetabek.
Biokong Vihara Ananda Avalokitesvara, Andi Apyau, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini menandai transisi menuju energi yang lebih dinamis.
“Perayaan Imlek tahun ini 2026, tahun Kuda Api. Kami sudah melakukan persiapan sejak tanggal 8. Puncaknya nanti pada detik-detik pukul 00.00 sebagai tanda pergantian tahun atau pergantian shio, memasuki tahun Kuda Api,” ujar Andi kepada saat berada di Vihara.
Dalam penanggalan Tionghoa, unsur api yang mengiringi shio kuda kali ini membawa simbolisme khusus. “Tahun ini masuk unsur api. Api melambangkan semangat. Harapannya, di tahun Kuda Api ini kita semua bisa lebih bersemangat dan lebih baik lagi,” tambahnya.
Tradisi Imlek juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga. Jemaat yang datang dari luar daerah memanfaatkan kesempatan ini untuk berkumpul, beribadah bersama, sekaligus mengenang leluhur melalui tradisi ziarah.
Eva salah seorang jemaat asal Tangerang, mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali beribadah di Rangkasbitung.
“Pastinya bahagia dan sukacita, karena kita masih dipertemukan dengan tahun yang baru,” tuturnya.
“Harapannya selalu sehat, panjang umur, dan semua keluarga diberkahi. Biasanya setelah sembahyang, kami juga ziarah ke makam keluarga dan saling bermaaf-maafan,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











