SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Serang bagikan santunan kepada ratusan anak yatim.
Ketua Himpaudi Kota Serang, Iah Solihah mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan program tahunan Himpaudi Kota Serang yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan.
Ia mengatakan, santunan diberikan kepada anak-anak yatim dan yatim piatu yang berasal dari peserta didik PAUD serta kepada guru PAUD yang berstatus single parents.
“Total penerima santunan tahun ini sebanyak 200 orang. Terdiri dari 164 peserta didik PAUD dan 36 pendidik serta tenaga kependidikan yang berstatus single parents,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.
Menurut Iah, bantuan yang diberikan berupa bingkisan serta sejumlah uang yang dapat dimanfaatkan oleh para penerima menjelang Lebaran.
“Santunan ini berbentuk bingkisan dan juga sedikit uang. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh anak-anak dan para guru untuk menyambut Lebaran agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan seperti yang lain,” ujarnya.
Ia mengatakan, bantuan tersebut berasal dari donasi sukarela lembaga-lembaga PAUD di Kota Serang yang secara gotong royong mendukung kegiatan sosial tersebut.
“Donasi ini berasal dari teman-teman lembaga PAUD di Kota Serang. Sifatnya sukarela, bagi yang ingin berdonasi saja. Alhamdulillah semuanya mendukung karena ini memang program tahunnya Himpaudi Kota Serang,” katanya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Serang, Arfina Rustandi mengatakan, santunan yang diberikan merupakan bentuk perhatian kepada para pendidik PAUD dan anak-anak didik yang membutuhkan.
Menurutnya, terdapat sejumlah guru PAUD yang berstatus single parents namun tetap aktif mengabdikan diri dalam mendidik anak-anak usia dini.
Ia menilai, para guru PAUD memiliki peran penting dalam mendidik dan membentuk karakter anak sejak usia dini.
Karena itu, Arfina berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi para guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak-anak yatim piatu dan juga kepada para guru PAUD single parents yang sudah membantu dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Himpaudi,” katanya.
Ia berharap, bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan kebutuhan para penerima, tetapi juga menjadi motivasi bagi para pendidik PAUD untuk terus bersemangat dalam mendidik anak-anak.
“Semoga bantuan dari kami ini bisa bermanfaat dan para pendidik semakin termotivasi lagi untuk mendidik anak-anak agar mereka kelak menjadi generasi bangsa yang bermanfaat,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











