LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah emak-emak warga Kampung Sabagi, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melakukan aksi memperbaiki jalan kabupaten yang rusak parah.
Aksi tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Dalam video itu terlihat para emak-emak memperbaiki jalan yang menjadi penghubung lima desa, yakni Desa Pasirtanjung, Desa Sangiang Tanjung, Desa Margajaya, dan Desa Tambak.
Ketua RW Kampung Sabagi, Piok, mengungkapkan bahwa aksi tersebut dilakukan pada Minggu, 15 Maret 2026.
Menurutnya, aksi warga dipicu oleh rasa kecewa karena jalan tersebut telah rusak selama puluhan tahun dan belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah.
“Motivasi kami karena jalan rusak parah dibiarkan begitu saja. Makanya warga turun langsung ke sini sebagai bentuk protes,” kata Piok kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 17 Maret 2026.
Piok juga menegaskan bahwa warga menagih janji pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan tersebut. Ia menyebutkan, dukungan suara masyarakat di wilayah itu cukup besar saat pemilihan Bupati Lebak maupun Gubernur Banten.
“Kami mengingatkan janji Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Gubernur Banten Andra Soni untuk memperbaiki jalan ini. Saat pencalonan dulu, suara mereka di sini sangat tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Aksi, Supriadi, mengatakan, kegiatan memperbaiki jalan tersebut merupakan bentuk kekesalan warga karena kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.
“Sudah puluhan tahun jalan ini belum diperbaiki. Kami turun ke jalan sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah. Bahkan kami juga membawa spanduk berisi tulisan sindiran,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Warga bahkan mengumpulkan dana dengan meminta sumbangan dari pengendara yang melintas.
“Kalau ada uang yang kami dapat dari meminta sumbangan di jalan, uangnya kami gunakan untuk membeli batu dan semen untuk memperbaiki jalan,” tuturnya.
Editor: Mastur Huda











