slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Catatan Sekam

Kota yang Sedang Bergerak

Mashudi by Mashudi
16-04-2026 06:38:23
in Catatan Sekam
Kota yang Sedang Bergerak

Catatan Sekam - Senin Kamis

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Setelah lebih dari satu tahun sejak dilantik, saya berkesempatan bertemu langsung dengan Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia. Agis dilantik 20 Februari 2025 dengan pasangannya Walikota Budi Rustandi.

Kami bertemu bukan dalam forum resmi. Tidak juga dalam agenda yang dirancang rapi. Kami bertemu di sebuah suasana yang cair—Fun Run ulang tahun Banten TV yang ke-16. Hari Minggu, 12 April 2026.

Ia datang sebagai pelari. Saya sebagai bagian dari penyelenggara.

Agis menuntaskan 5 kilometer dengan catatan waktu 30 menit 24 detik.

Angka itu mungkin tidak terlalu penting. Yang menarik justru kebiasaannya.

Ia memang rutin berlari. Setidaknya dua kali dalam seminggu. Bukan sekadar menjaga kebugaran. Ada tujuan yang sedang ia kejar. Dalam waktu dekat, ia bersiap mengikuti marathon 42 kilometer di Jakarta. Juga kategori half marathon 21 kilometer. Ini bukan lagi aktivitas santai. Ini soal keseriusan. Orang yang terbiasa berlari jauh, biasanya mengerti satu hal: tidak ada hasil besar yang datang dari langkah pendek. Garis akhir ternyata bukan akhir aktivitasnya.

Ia baru berhenti sebentar, sudah ada yang mendekat. Meminta foto. Disusul yang lain. Lalu yang lain lagi. Belum benar-benar duduk, ia sudah kembali berdiri. Belum selesai satu permintaan, datang permintaan berikutnya. Ia melayani. Tanpa banyak jeda.

Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia (tengah) berbincang dengan Direktur Utama Radar Banten, Mashudi (kanan) didampingi GM Banten TV, Rahmat Hidayat (kiri)

Di sela-sela itu, kami sempat bertukar cerita. Singkat, tapi cukup menangkap arah pikirannya. Tentang Kota Serang. Tentang sebuah kota yang, bagi saya, seperti baru saja tersadar dari tidur panjang. Masih menata langkah, tapi sudah ingin bergerak cepat. Dan memang, perubahan itu mulai terasa. Kota Serang tidak lagi hanya membawa status sebagai ibukota Provinsi Banten. Mulai terlihat keinginan untuk menjadi kota yang benar-benar hidup. Kota yang menarik orang untuk datang, bukan sekadar dilewati.

Perubahan itu tidak berdiri sendiri. Di belakangnya, ada peran yang terus bekerja. Terlihat dan terasa dampaknya. Walikota Serang, Budi Rustandi. Ia memilih untuk terlibat langsung dalam proses itu. Tidak hanya menyusun rencana. Tapi memastikan pelaksanaannya berjalan.

Pengawasan dilakukan secara intens. Detail diperhatikan. Dalam beberapa hal, ketegasan juga diperlukan. Budi tegas. Terutama ketika berhadapan dengan pedagang kaki lima yang sulit ditata. Karena tanpa ketegasan, perubahan sering berhenti di tengah jalan.

Salah satu yang paling mencolok adalah kawasan Royal Baroe. Yang dulu dikenal sebagai Pasar Royal di Jalan S.A. Tirtayasa. Dulu padat. Kumuh. Kurang tertata. Sekarang tampil berbeda. Lebih rapi. Lebih bersih. Lebih nyaman. Lebih estetik. Instagramable. Seperti tempat wisata.  Bukan hanya diperbaiki, tapi juga dijaga. Agar tidak kembali ke kondisi sebelumnya. Jalan Juhdi, yang berada dalam satu kawasan, ikut dibenahi. Diselaraskan dengan wajah baru Jalan S.A Tirtayasa.

Ini bukan pekerjaan yang selesai dalam sekali sentuh. Ini proses yang harus dijaga terus menerus. Karena menata itu satu hal. Menjaga agar tetap tertata, adalah tantangan berikutnya.

Di tengah perubahan itu, muncul satu gagasan yang menarik. Agis menyampaikan ingin menjadikan Kota Serang sebagai Kota Event. Sebuah upaya agar kota ini tidak hanya hidup karena aktivitas rutin. Tapi juga karena kegiatan yang sengaja dihadirkan. Bukan sekadar ramai sesaat. Tapi memiliki daya tarik yang berulang.

Gagasan ini relevan. Namun, menjadi Kota Event tidak cukup hanya dengan menambah agenda kegiatan. Yang dibutuhkan adalah kesiapan. Kota harus mulai bersiap sebagai tuan rumah. Yang mampu menyambut, bukan sekadar menerima. Ruang publik harus layak digunakan. Gedung pertemuan perlu memadai. Area terbuka harus bisa dimanfaatkan secara optimal. Akses menuju lokasi harus mudah. Ketersediaan parkir tidak boleh lagi menjadi persoalan. Karena satu pengalaman yang kurang nyaman, bisa membuat orang enggan kembali.

Baca Juga :

Dari Sawah Sampai Dapur

Ruang untuk Banyak Karya

Setelah Sumpah Itu Diucapkan

Nasi Uduk di Masa Tua

Di sisi lain, peran swasta menjadi penting. Kota tidak bisa bergerak sendiri. Hotel, pusat perbelanjaan, kafe, dan ruang kreatif dapat menjadi bagian dari ekosistem kegiatan. Event tidak harus selalu berlangsung di ruang milik pemerintah.

Media juga memegang peran strategis.

Mengangkat yang kecil agar terlihat. Membuat yang lokal memiliki jangkauan lebih luas. Dan kekuatan itu, sesungguhnya sudah dimiliki.

Namun pada akhirnya, wajah kota ditentukan oleh masyarakatnya.

Jika Serang ingin menjadi tujuan, warganya harus siap menjadi tuan rumah. Terbuka. Ramah. Siap melayani. Pelaku usaha kecil perlu berbenah. Tidak hanya menjual, tapi juga meningkatkan kualitas layanan. Karena pengunjung hari ini tidak sekadar membeli. Mereka mencari pengalaman. Mereka juga butuh cerita.

Peluang yang terbuka sangat besar. Ketika orang datang, mereka membawa pergerakan ekonomi. Usaha kecil tumbuh. Kerajinan kembali hidup. Anak muda memiliki ruang untuk berkarya. Seni dan budaya menemukan momentumnya kembali. Semua dapat bergerak bersama, jika dikelola dengan baik.

Namun ada satu hal yang tidak boleh diabaikan. Arah pembangunan. Jangan sampai pertumbuhan berjalan tanpa kendali. Bangunan berdiri tanpa perencanaan. Mepet jalan. Tanpa ruang parkir. Jika ini dibiarkan,

yang dibangun hari ini bisa menjadi persoalan di masa depan.  Kota Event tidak hanya membutuhkan keramaian. Ia membutuhkan keteraturan.

Apa yang sedang dimulai hari ini, pada dasarnya sudah berada di jalur yang tepat. Ada yang bergerak. Ada yang mengawal. Yang dibutuhkan selanjutnya adalah konsistensi. Karena membangun kota bukan pekerjaan singkat. Ini proses panjang. Seperti marathon. Butuh ketahanan. Butuh ritme. Dan yang paling penting—tidak berhenti di tengah jalan. (Mashudi)

Tags: Catatan Sekam
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Cuaca Banten Hari Ini, Kamis 16 April 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Next Post

Usai Diukur Ulang, Sejumlah Bangunan Terbukti Berdiri di Sempadan Kali Cirarab Tangerang

Related Posts

Momentum Gerakan Kurangi Plastik
Catatan Sekam

Dari Sawah Sampai Dapur

by Mashudi
Kamis, 16 Juli 2026 07:37

Tanggal 12 Juli diperingati sebagai Hari Koperasi. Tahun ini usianya sudah 79 tahun. Peme­rintah Provinsi Banten memperingatinya pada 15 Juli....

Read moreDetails

Ruang untuk Banyak Karya

Setelah Sumpah Itu Diucapkan

Nasi Uduk di Masa Tua

Atraksi yang Bernama Prestasi

Belajar dari Negara Kecil

Yang Tidak Ada di Foto

Dapur yang Paling Membutuhkan

Niat Besar yang Harus Dijaga

Hari Pertama yang Tidak Mudah

Next Post
Usai Diukur Ulang, Sejumlah Bangunan Terbukti Berdiri di Sempadan Kali Cirarab Tangerang

Usai Diukur Ulang, Sejumlah Bangunan Terbukti Berdiri di Sempadan Kali Cirarab Tangerang

Wabup Pandeglang Terima Calon Investor Asal Dubai, Pastikan Iklim Investasi Aman dan Nyaman

Wabup Pandeglang Terima Calon Investor Asal Dubai, Pastikan Iklim Investasi Aman dan Nyaman

Pelanggan Telkomsel di Banten Menang BYD Dolphin dan Yamaha NMAX dari Program SIMPATI Hoki

Pelanggan Telkomsel di Banten Menang BYD Dolphin dan Yamaha NMAX dari Program SIMPATI Hoki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

Jumat, 17 Juli 2026 21:29
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

Jumat, 17 Juli 2026 21:23
Petugas kepolisian di Jembatan Tambak

Timbulkan Kemacetan, Angkot dan Ojek Dilarang Ngetem di Jembatan Tambak

Jumat, 17 Juli 2026 21:16
Flyer orang hilang

Pamit Pergi ke Kampus, Mahasiswi Asal Pandeglang Dilaporkan Hilang

Jumat, 17 Juli 2026 21:10
Polresta Tangerang saat menggelar kajian dan doa di Masjid Al Amjad, Jumat 17 Juli 2026.

Polresta Tangerang Gelar Kajian dan Doa Hari Bhayangkara di Masjid Al Amjad

Jumat, 17 Juli 2026 21:04
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon memadamkan kebakaran rumah di Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Jumat 17 Juli 2026.

Rumah di Sukmajaya Cilegon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 20:57
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

Jumat, 17 Juli 2026 21:29
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

Jumat, 17 Juli 2026 21:23
Petugas kepolisian di Jembatan Tambak

Timbulkan Kemacetan, Angkot dan Ojek Dilarang Ngetem di Jembatan Tambak

Jumat, 17 Juli 2026 21:16
Flyer orang hilang

Pamit Pergi ke Kampus, Mahasiswi Asal Pandeglang Dilaporkan Hilang

Jumat, 17 Juli 2026 21:10
Polresta Tangerang saat menggelar kajian dan doa di Masjid Al Amjad, Jumat 17 Juli 2026.

Polresta Tangerang Gelar Kajian dan Doa Hari Bhayangkara di Masjid Al Amjad

Jumat, 17 Juli 2026 21:04
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon memadamkan kebakaran rumah di Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Jumat 17 Juli 2026.

Rumah di Sukmajaya Cilegon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 20:57

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah

Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Dimulai September 2026

by Nurabidin
Jumat, 17 Juli 2026 21:29

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyampaikan bahwa pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi 221 warga Kampung Cigobang, Kecamatan Lebakgedong,...

Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Iskandar Nordat.

Hasil Ekspos Memuaskan, Penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Serang Tunggu Rekomendasi BKN

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 17 Juli 2026 21:23

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemkab Serang telah melakukan ekspos data ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait rencana penerapan sistem manajemen talenta dalam proses...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak