SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi III DRPR Kabupaten Serang telah melakukan evaluasi terhadap Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang pada Jumat, 24 April 2026.
Ada tiga aspek yang dievaluasi, dari realisasi pendapatan, pelayanan, dan kinerja pegawai RSDP Serang.
Salah satu permasalahan yang menjadi perhatian adalah kurangnya jumlah tempat tidur.
“RSDP Serang merupakan salah satu rumah sakit rujukan untuk lima kanupaten/kota, namun kondisi saat ini, kita masih kekurangan tempat tidur,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang, Supiyanto, Selasa, 28 April 2026.
Ia mengatakan, saat ini baru ada 310 tempat tidur pasien. Jumlah itu dinilai masih kurang, apalagi RSDP menjadi salah satu rumah sakit rujukan.
Untuk itu, pihaknya menargetkan agar pada bulan Oktober 2026, akan ada penambahan sebanyak 80 unit tempat tidur.
“Jadi totalnya menjadi 390 tempat tidur. Semoga di bulan Agustus sudah bisa direalisasikan, maksimalnya di bulan Oktober semua sudah sesuai target,” ujarnya.
Akibat dari kekurangan kamar tidur, banyak pasien yang harus menginap berhari-hari di ruang Instalasi Gawat Darurat.
“Ada yang sampai dua hari, tiga hari menginap di IGD, ini karena kekurangan rumah sakit tadi,” tukas Supiyanto.
Editor: Agus Priwandono











