SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kabupaten Tangerang mencatatkan capaian gemilang sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Provinsi Banten sepanjang tahun 2025. Nilai investasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp 37,62 triliun atau sekitar 28,9 persen dari total investasi provinsi.
Capaian ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Kabupaten Tangerang, sekaligus mempertegas posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Banten.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti menyebut capaian Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari keberhasilan ekosistem investasi di Banten secara keseluruhan.
“Ini adalah keberhasilan bersama. Kabupaten Tangerang menjadi lokomotif investasi di Banten, sekaligus contoh praktik baik yang dapat direplikasi oleh daerah lain,” katanya, Rabu, 22 April 2026.
Meski demikian, ia mengakui bahwa tingginya konsentrasi investasi di satu wilayah menjadi tantangan tersendiri, khususnya terkait pemerataan pembangunan antar daerah.
“Kami melihat ini sebagai peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi menunjukkan daya saing daerah, namun di sisi lain perlu upaya untuk mendorong pemerataan agar manfaat investasi bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Banten terus mendorong pengembangan kawasan industri baru, peningkatan konektivitas infrastruktur, serta penguatan promosi investasi berbasis potensi unggulan di masing-masing daerah.
Sementara, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tangerang Hendar Herawan, mengungkapkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi pelayanan perizinan yang terus diperkuat, serta sinergi antara pemerintah daerah dan Pemprov Banten.
“Investor saat ini tidak hanya mencari lokasi strategis, tetapi juga kepastian. Kami memastikan proses perizinan berjalan cepat, transparan, dan dapat diprediksi,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan kawasan industri yang siap pakai serta infrastruktur yang terus berkembang menjadi faktor utama yang menarik minat investasi ke wilayah tersebut.
Secara sektoral, realisasi investasi di Kabupaten Tangerang didominasi oleh industri pengolahan, logistik, dan pengembangan kawasan industri. Ketiga sektor ini dinilai memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak hanya itu, dampak investasi juga dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan penyerapan tenaga kerja dan tumbuhnya sektor pendukung seperti UMKM dan jasa.
Dengan capaian ini, Kabupaten Tangerang diharapkan tetap menjadi motor penggerak investasi sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah Banten.
Editor: Agus Priwandono











