CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Masih banyak jabatan strategis yang kosong di lingkungan Pemkot Cilegon. Hal itu mendapat sorotan dari DPRD Kota Cilegon.
Dewan mendesak Pemkot segera menerapkan sistem manajemen talenta agar proses pengisian jabatan dapat dilakukan secara lebih terukur dan berbasis kompetensi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon Ari Muhammad mengatakan, penerapan manajemen talenta perlu segera dilakukan untuk mendukung percepatan rotasi dan mutasi ASN. “Banyak jabatan strategis yang tidak segera diisi, makanya wali kota segera terapkan manajemen talenta,” katanya kepada Radar Banten, Rabu, 18 Juni 2026.
Menurut Ari, sistem manajemen talenta akan memudahkan pemerintah dalam memetakan kemampuan dan kompetensi ASN sebelum ditempatkan pada jabatan tertentu. “Kalau mereka sudah profiling, kita akan mudah dalam melihat kemampuannya seperti apa, cocoknya di mana,” ujarnya.
Politisi PKB itu menilai, pengisian jabatan seharusnya dilakukan berdasarkan kompetensi dan kemampuan ASN. Sehingga, mampu mengoptimalkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). “Yang jelas mudah-mudahan rotasi mutasi dilaksanakan dengan dasar kompetensi kemampuan. Sehingga dapat mengoptimalkan kinerja. Dengan berjalannya rotasi mutasi, Pak Robinsar bisa berlari kencang,” tuturnya.
Ari berharap penerapan manajemen talenta dapat membuat proses promosi dan mutasi jabatan lebih objektif. Dengan demikian, penempatan ASN tidak didasarkan pada faktor kedekatan maupun pertimbangan nonkompetensi lainnya.
“Supaya rotasi mutasi person to person jelas, jangan hanya berdasar kedekatan,” ujarnya. Ia mengingatkan, penempatan pejabat yang tidak sesuai kompetensi berpotensi membuat kinerja organisasi tidak maksimal.
“Kalau karena kedekatan, kinerjanya tidak akan maksimal. Sampai hari ini kita belum menggunakan manajemen talenta,” ucapnya. Menurut Ari, hasil profiling ASN nantinya dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan pejabat yang tepat untuk menduduki suatu jabatan.
“Kalau mereka sudah profiling, kita akan mudah melihat kemampuannya seperti apa, cocoknya di mana. Bukan hanya karena kedekatan, titipan,” pungkasnya.
Editor : Rostinah











