PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, Tb Agus Khatibul Umam, menyambut baik kehadiran Kepala Sekolah Rakyat di Kampung Koranji, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, kehadiran kepala sekolah menjadi penentu untuk proses pendidikan dalam lingkungan Sekolah Rakyat Pandeglang.
Kepala Sekolah Rakyat Pandeglang adalah Siwi Astuti, merupakan pilihan hasil seleksi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kemendikdasmen dari 20 orang kandidat.
“Kehadiran kepala sekolah berfungsi sebagai garda terdepan, memastikan program pendidikan inklusif ini berjalan optimal,” kata Tb Agus Khatibul Umam, Sabtu, 18 Juli 2026.
Sekolah Rakyat didesain sebagai model pendidikan inklusif. Program Sekolah Rakyat ini menjamin hak belajar bagi semua anak dari berbagai latar belakang, terutama dari keluarga tidak mampu atau putus sekolah, tanpa diskriminasi.
“Untuk itu kehadiran kepala sekolah sangat penting memastikan lingkungan belajar yang ramah. Agar semua peserta didik mendapatkan akses pendidikan yang setara,” katanya.
Tb Umam juga menyambut baik keberadaan Sekolah Rakyat sebagai langkah penting memutus rantai kemiskinan ekstrem.
Kehadiran sekolah ini merupakan jawaban bagi banyak anak dari keluarga kurang mampu yang sebelumnya tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sigap memperjuangkan program dari Pemerintah Pusat sehingga Sekolah Rakyat benar-benar terealisasi di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Pendidikan merupakan fondasi penting agar anak-anak dapat menempuh jenjang pendidikan dari SD, SMP hingga SMA tanpa terbebani masalah biaya.
Dengan Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.
“Sekolah Rakyat menjadi jalan bagi mereka untuk tetap bersekolah,” katanya.
Tb Umam juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah berada pelosok desa. Sarana dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan di pelosok desa masih jauh dari memadai dan harus segera diperbaiki agar tidak terjadi kesenjangan pendidikan.
“Tentu itu harus menjadi perhatian pemerintah. Khususnya untuk sarpras dan SDM pendidikan harus ditingkatkan, karena SDM yang unggul hanya bisa dicapai jika pendidikan kita berjalan dengan baik,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











