CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menambah armada layanan antar jemput pasien dengan menyerahkan satu unit mobil jenis Toyota Hiace kepada UPTD Pusat Pelayanan Kesehatan Terpadu (P2KT), Jumat 24 Juli 2026.
Armada tersebut diprioritaskan untuk mengantar pasien asal Kota Cilegon yang harus menjalani pengobatan rutin ke sejumlah rumah sakit di Jakarta, termasuk pasien kanker.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pelayanan pemerintah, selain pendidikan dan infrastruktur.
Karena itu, Pemkot Cilegon terus berupaya meningkatkan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, penambahan armada dilakukan setelah menerima laporan dari UPTD Pusat Pelayanan Kesehatan Terpadu terkait tingginya kebutuhan transportasi bagi pasien yang menjalani pengobatan rutin ke luar daerah.
“Selama ini kendaraan yang digunakan berjenis APV sehingga kapasitasnya terbatas. Dengan Hiace ini pasien akan lebih nyaman karena ruangnya lebih luas,” katanya.
Robinsar menjelaskan, layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pasien kanker, tetapi juga pasien dengan penyakit lain yang membutuhkan pengobatan rutin ke rumah sakit rujukan di Jakarta, seperti di RS Kanker Dharmais, RSCM Cipto Mangunkusumo, maupun rumah sakit lainnya.
Ia mengaku masih banyak pasien yang harus masuk daftar tunggu karena keterbatasan armada. Oleh sebab itu, Pemkot Cilegon berkomitmen menambah kendaraan pada tahun depan.
“Insyaallah tahun depan akan kami tambah minimal dua unit lagi. Kami terus mendengar apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat. Itu menjadi komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan,” ujarnya.
Robinsar juga meminta agar keberadaan layanan antar jemput pasien tersebut disosialisasikan secara luas sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memanfaatkannya.
“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan ini. Tolong disampaikan agar bisa dimanfaatkan dan benar-benar membantu meringankan beban warga Kota Cilegon yang sedang berobat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, penambahan armada tersebut menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan layanan transportasi bagi pasien yang harus menjalani kontrol dan pengobatan rutin ke rumah sakit rujukan.
“Alhamdulillah Pak Wali menyerahkan mobil untuk layanan antar jemput pasien yang menjalani kontrol dan pengobatan. Ini menjadi jawaban atas tantangan pelayanan kesehatan di Kota Cilegon, terlebih di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











