SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten bersiap ambil bagian dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) yang akan digelar di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu, 29 Juli 2026.
Peringatan Harlah ke-18 PGM Indonesia akan dirangkaikan dengan PGM Indonesia Award 2026, ajang penghargaan bagi tokoh, guru, kepala madrasah, pejabat pemerintah, serta lembaga yang dinilai memiliki dedikasi dalam memajukan pendidikan madrasah di Indonesia.
Menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut, Provinsi Banten menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian. Sebanyak 200 peserta dari Banten yang terdiri atas pengurus PW, PD, dan anggota PGM Indonesia akan diberangkatkan ke Kabupaten Bogor untuk mengikuti rangkaian acara.
Keikutsertaan Banten juga semakin menjadi sorotan setelah sejumlah guru madrasah, kepala madrasah, tokoh, dan pejabat dari daerah ini masuk dalam daftar nominator PGM Indonesia Award 2026.
Ketua Umum PW PGM Indonesia Provinsi Banten, Dr H Masyhudi, mengaku bangga atas capaian para guru dan insan pendidikan madrasah di Banten yang berhasil masuk dalam daftar nominator penghargaan tersebut.
Menurutnya, pencapaian itu menjadi bukti bahwa berbagai program dan perhatian terhadap guru madrasah di Banten mulai menunjukkan hasil positif.
“Kami bangga atas capaian prestasi ini. Kehadiran PGM Indonesia di Banten yang masih relatif muda secara usia sudah dapat memberikan beragam akselerasi program untuk kemajuan madrasah,” kata Masyhudi, Senin, 27 Juli 2026.
Ia menilai, terpilihnya sejumlah guru, kepala madrasah, hingga kepala daerah sebagai nominator PGM Indonesia Award menjadi bukti bahwa eksistensi madrasah di Banten semakin mendapat pengakuan.
“Selamat kepada mereka yang telah masuk menjadi nominator. Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat yang lebih besar lagi untuk memajukan madrasah dan guru menuju kesejahteraan yang berkeadilan,” ujarnya.
Ketua Bidang Advokasi dan Hukum PW PGM Indonesia Provinsi Banten, Malik Fatoni, mengatakan masuknya sejumlah insan pendidikan asal Banten sebagai nominator PGM Indonesia Award 2026 merupakan kebanggaan bersama.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan madrasah di Provinsi Banten.
“Masuknya sejumlah tokoh dan insan pendidikan dari Banten sebagai nominator PGM Indonesia Award merupakan kebanggaan bersama. Ini menunjukkan bahwa dedikasi guru madrasah, kepala madrasah, pengawas, serta dukungan para pemangku kebijakan di Banten mendapat apresiasi di tingkat nasional,” ujar Malik.
Ia menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.
“Penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan pemantik semangat untuk terus berinovasi, memperkuat profesionalisme guru, dan memperjuangkan hadirnya kebijakan pendidikan yang semakin adil bagi madrasah,” tambahnya.
PGM Indonesia Banten juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh nominator asal Banten yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan pendidikan madrasah.
Menurut Malik, kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk melahirkan inovasi yang berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Peringatan Harlah ke-18 PGM Indonesia di Kabupaten Bogor diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus memperkuat perjuangan guru madrasah di tingkat nasional.
Bagi PGM Indonesia Banten, keikutsertaan ratusan peserta serta masuknya sejumlah insan pendidikan sebagai nominator PGM Indonesia Award 2026 menjadi bukti bahwa madrasah di Banten terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Perjalanan 18 tahun PGM Indonesia juga diharapkan semakin memperkuat organisasi sebagai wadah perjuangan guru madrasah sekaligus menjadi kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.*
Editor : Krisna Widi Aria








