KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza setelah mencatat ratusan kasus Influenza-Like Illness (ILI) di wilayah tersebut.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Dinkes Tangsel, terdapat 256 kasus ILI pada minggu ke-36. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena gejala ILI dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus, termasuk influenza tipe A, B, maupun C.
Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, pemantauan terhadap kasus infeksi saluran pernapasan terus dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya puskesmas.
Menurut Allin, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penularan.
“Data yang kami pantau menunjukkan adanya kasus dengan gejala menyerupai influenza. Karena penyebabnya dapat beragam, pemantauan dan deteksi dini di fasilitas kesehatan terus kami perkuat,” kata Allin, Sabtu 3 Oktober 2026.
Sementara itu, laporan sentinel ILI dari Puskesmas Serpong 1 melalui aplikasi New All Record (NAR) mencatat delapan kasus yang terkonfirmasi positif Influenza A.
Kasus tersebut ditemukan dalam periode 19 Agustus hingga 15 September 2026. Rinciannya, satu kasus tercatat pada 19 Agustus, tiga kasus pada 1 September, dua kasus pada 14 September, dan dua kasus lainnya pada 15 September 2026.
Seluruh pasien yang terkonfirmasi positif mengalami gejala yang sesuai dengan indikator ILI, seperti demam dengan suhu 38 derajat Celsius atau lebih, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.
Sampel pemeriksaan tersebut kemudian dianalisis di Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta.
Allin menjelaskan, influenza dapat menular melalui percikan droplet ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, maupun berbicara. Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan membatasi kontak dengan orang lain ketika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.
“Kalau mulai muncul demam, batuk, pilek atau sakit tenggorokan, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan, terlebih jika keluhan semakin berat. Langkah ini penting untuk mendapatkan penanganan sekaligus mencegah penularan,” ujarnya.
Dinkes Tangsel juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, menggunakan masker ketika sakit, serta memastikan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik.
Masyarakat juga dianjurkan mempertimbangkan vaksinasi influenza, terutama kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Jika kondisi kesehatan memburuk, warga diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Editor: Mastur Huda












