LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – PT Bank Nationalnobu Tbk (Nobu Bank) berencana mengembangkan pembiayaan hingga Rp800 miliar secara bertahap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak, Banten. Pembiayaan tersebut diarahkan untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kepemilikan rumah, serta berbagai kegiatan ekonomi produktif masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan bertepatan dengan kegiatan pre-opening Kantor Cabang Nobu Bank Rangkasbitung di Jalan R.T. Hardiwinangun Nomor 4, Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Senin (26/10/2026).
Direktur Nobu Bank Steve Marciano Joe mengatakan, kehadiran kantor cabang di Rangkasbitung tidak hanya ditujukan untuk memperluas layanan perbankan, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Nobu Bank mengusung konsep Regional Entrepreneur Banking, yakni pendekatan perbankan yang menitikberatkan pada pengembangan ekonomi daerah melalui penghimpunan dana masyarakat, pembiayaan usaha, serta pengembangan peluang ekonomi.
“Nobu datang ke Lebak bukan sekadar membuka kantor cabang. Kami datang untuk ikut membangun ekonomi Lebak. Kami ingin agar semakin banyak dana masyarakat dapat dimobilisasi kembali untuk membiayai kegiatan ekonomi produktif di daerah ini, membantu pengusaha lokal berkembang, memperluas kepemilikan rumah, dan menciptakan kesempatan ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Steve.
Ia menjelaskan, rencana pembiayaan hingga Rp800 miliar akan direalisasikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kelayakan pembiayaan, dan ketentuan perbankan yang berlaku.
Menurut Steve, Lebak memiliki potensi ekonomi di berbagai sektor, antara lain perdagangan, pertanian, jasa, perumahan, dan UMKM. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan melalui dukungan akses keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
“Nobu ingin menjadi mitra yang aktif dalam mengembangkan potensi tersebut. Kami tidak ingin hanya menghimpun tabungan masyarakat. Kami ingin dana tersebut juga bekerja untuk membangun perekonomian masyarakat Lebak,” katanya.
Selain pembiayaan usaha dan kepemilikan rumah, Nobu Bank berencana mengembangkan layanan tabungan dengan tingkat bunga kompetitif, pembayaran digital, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), pengelolaan transaksi usaha, serta berbagai layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Nobu Bank juga menyatakan kesiapan untuk menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam meningkatkan efisiensi pembayaran dan penerimaan daerah, mendukung digitalisasi pelayanan publik, serta memperluas penggunaan sistem pembayaran nontunai.
Di sektor usaha, Nobu Bank akan mengembangkan kerja sama dengan pelaku UMKM melalui pembiayaan modal kerja, investasi usaha, dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi usaha yang memenuhi persyaratan program serta ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pengembangan konsep Regional Entrepreneur Banking di Kabupaten Lebak dipercayakan kepada Diana Jayabaya, Senior Managing Executive – Regional Enterprise Banking Lebak.
Diana mengatakan, Nobu Bank ingin membangun hubungan jangka panjang dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan keluarga di Kabupaten Lebak.
“Lebak adalah daerah yang memiliki potensi besar dan masyarakat yang penuh semangat untuk maju. Kami ingin Nobu menjadi bank yang dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan secara aktif membantu mewujudkan peluang-peluang ekonomi. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat Lebak,” ujar Diana.
Melalui pembukaan kantor cabang di Rangkasbitung, Nobu Bank menegaskan komitmennya untuk mengembangkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan masyarakat dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi daerah.
“Ketika ekonomi Lebak bertumbuh, masyarakat Lebak semakin sejahtera. Dan ketika masyarakat semakin sejahtera, Nobu juga akan bertumbuh bersama mereka,” pungkas Diana.
Pre-opening Kantor Cabang Nobu Bank Rangkasbitung dihadiri Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Lebak, tokoh masyarakat, dan pengusaha setempat.
Bupati Lebak menyambut baik kehadiran Nobu Bank yang berkomitmen memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah tersebut.
Menurut dia, kehadiran lembaga keuangan yang aktif mendukung kegiatan ekonomi produktif dibutuhkan untuk memperkuat usaha lokal, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperluas akses pembiayaan perumahan.
“Kami menyambut baik kehadiran Nobu Bank yang membawa komitmen untuk ikut membangun perekonomian Kabupaten Lebak. Daerah kami membutuhkan semakin banyak lembaga keuangan yang tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga aktif menyalurkan pembiayaan untuk kegiatan usaha produktif, UMKM, perumahan, dan pengembangan ekonomi masyarakat,” ujar Hasbi.
Ia berharap kehadiran Nobu Bank dapat membantu memperluas akses permodalan, mendorong pertumbuhan usaha lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lebak, lanjutnya, terbuka untuk membangun kerja sama produktif dengan lembaga keuangan yang memiliki komitmen terhadap pembangunan daerah.
“Kami berharap kehadiran Nobu dapat membantu memperluas akses permodalan, mendorong pertumbuhan usaha lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lebak,” katanya.
Editor Bayu Mulyana












