slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Kasus Kekerasan Masih Warnai Dunia Pendidikan

Redaksi by Redaksi
02-05-2017 14:24:47
in Berita Utama, Featured, Pendidikan
Kasus Kekerasan Masih Warnai Dunia Pendidikan

Amirulloh Adityas, taruna STIP Cilincing, Jakarta yang mengalami kekerasan dari seniornya. (Dok.Jawa Pos)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum berbenah diri dunia pendidikan dari mulai guru, siswa, orangtua, maupun sistem pendidikan. Masih banyaknya kasus kekerasan di kalangan pelajar, menjadi potret buruk di dunia pendidikan. Banyak faktor yang melatarbelakangi masalah ini.

Psikolog Anak dan Remaja Universitas Indonesia (UI) Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjelaskan masalah kekerasan pelajar begitu kompleks untuk ditelusuri penyebabnya. Hal itu melibatkan banyak hal, mulai dari masalah di sekolah maupun keluarga.

Baca Juga :

Bupati Gelar Jalan Sehat Meriahkan Hardiknas

KPAI: Hardiknas, Momentum Maksimalkan Perlindungan Anak

“Sangat kompleks, antara lain sekolah dan keluarga yang kurang memberikan apresiasi pada pencapaian anak yang berbeda (melulu akademis) sehingga siswa mencari pembuktian diri dari hal-hal negatif, termasuk kekerasan,” tukasnya kepada JawaPos.com, Selasa (2/5).

Terkait masalah kekerasan dan senioritas, Vera mengaku sangat prihatin hal itu masih saja terus berulang. Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Diantaranya, tradisi turun menurun yang diwarisi setiap senior kepada juniornya. Dalihnya, kata Vera, hanya untuk menggembleng mental junior.

“Karena nilai-nilai dan kebiasaan atau tradisi yang berbau kekerasan masih ada di lingkungan pendidikan tersebut dengan dalih untuk menempa mental atau alasan lainnya yang tentu saja tidak dibenarkan,” tegas Vera.

Sejumlah catatan kelam di dunia pendidikan tercatat sepanjang tahun 2017. Pada Januari, seorang taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Marunda, Cilincing, Jakarta Utara bernama Amirullah Adityas Putra (18) tewas pada Selasa (10/1) malam akibat dianiaya seniornya di asrama.

Insiden lainnya juga terjadi di bulan April 2017 lalu. Siswa Taruna Nusantara, Krisna Wahyu tewas dengan cara mengenaskan di barak siswa. Dia tewas dengan luka tusuk di leher, pelakunya adalah rekan sendiri yakni AMR. (cr1/JPG)

Tags: Hardiknas 2017
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Banyak Calon Jemaah Belum Lunasi BPIH

Next Post

Banten Raih Tiga Medali Emas pada MTB XC Race 2017

Related Posts

Bupati Gelar Jalan Sehat Meriahkan Hardiknas
Berita Utama

Bupati Gelar Jalan Sehat Meriahkan Hardiknas

by Redaksi
Kamis, 4 Mei 2017 14:36

SERANG - Untuk meningkatkan kesehatan tubuh, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengajak kepada masyarakat dan siswa siswi serta para guru...

Read moreDetails

KPAI: Hardiknas, Momentum Maksimalkan Perlindungan Anak

Next Post
Banten Raih Tiga Medali Emas pada MTB XC Race 2017

Banten Raih Tiga Medali Emas pada MTB XC Race 2017

Walikota Cilegon Tinjau UNBK SMPN 2 yang Masih Menumpang

Walikota Cilegon Tinjau UNBK SMPN 2 yang Masih Menumpang

Duel Real Madrid vs Atletico Ditentukan pada 15 Menit Terakhir

Duel Real Madrid vs Atletico Ditentukan pada 15 Menit Terakhir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

Rabu, 22 April 2026 17:41
Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 17:35
Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Rabu, 22 April 2026 17:28
Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Rabu, 22 April 2026 17:15
Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Rabu, 22 April 2026 17:09
Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Rabu, 22 April 2026 17:03
BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

Rabu, 22 April 2026 17:41
Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 17:35
Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Bangun Engagement Nasabah, BRI Gelar Turnamen Mini Soccer U-14 di Tangsel

Rabu, 22 April 2026 17:28
Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Uji Kesiapan Layanan, BRI Region 8 Jakarta 3 Gelar Simulasi Darurat Operasional

Rabu, 22 April 2026 17:15
Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Mutasi Jaksa, Wakajati Banten dan Empat Kajari Jajaran Diganti

Rabu, 22 April 2026 17:09
Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Delapan Calon Haji Asal Pandeglang Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Rabu, 22 April 2026 17:03

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

BGN Tutup 20 SPPG di Banten, Dapur Jelek dan Menu Tidak Sesuai Gizi

by Yusuf Permana
Rabu, 22 April 2026 17:41

Albertus Doni Dewantoro, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, menjelaskan penyebab penutupan 20 SPPG di Banten. (Foto: Yusuf)

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Alfamidi Gandeng Yayasan Difabel, Memperluas Kesempatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas

by Syaiful Adha
Rabu, 22 April 2026 17:35

Alfamidi dengan Program Alfability-nya untuk memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. (Foto: Alfamidi)

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak