CILEGON – Kecelakaan kerja terjadi di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Elisya, sebuah armada angkutan penyeberangan Merak-Bakauheni. Korbannya seorang anak buah kapal (ABK) yang merupakan warga Kelurahan Gunung Batur, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban yang diketahui bernama Mukrodi (31) itu tewas seketika disebabkan terkena benturan tali kapal yang putus saat sedang dikencangkan ditambatan Pelabuhan Bakauheni. Tali yang putus itu mental dan langsung menghantam kepala korban sehingga korban terjatuh kelantai kapal.
Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, AKP Tesyar R Prayitno membenarkan adanya peristiwa maut tersebut. “Iya parah, korban langsung meninggal ditempat,” ujarnya, saat dihubungi wartawan melalui telepon selular, Rabu (30/8).
Namun, Tesyar mengungkapkan kasus meninggalnya ABK itu bukanlah menjadi kewenangannya. Sebab lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bukan di wilayahnya tapi di wilayah Pelabuhan Bakauheni, Lampung. “Kejadiannya di Bakau, saya kurang monitor,” katanya.
Sementara itu, Staf Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utma Merak, Anggi mengaku belum mendengar kabar duka tersebut. Kecelakaan itu terjadi bukan di kapal milik PT ASDP. “Belum ada informasi. memang terkadang ada perusahaan kapal yang tertutup dan tidak menginformasikannya kepada kami,” ujarnya.
Namun demikian Anggi mengungkapkan akan mencari tau terkait kecelakaan yang terjadi pada Selasa 29 Agustus kemarin sore di kapal tersebut.(Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)









