PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Warga Kampung Sindangresmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten digegerkan peristiwa tragis. Seorang pria diduga menghabisi nyawa istri dan bayi perempuannya yang baru berusia delapan bulan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang merupakan suami korban diketahui sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Pelaku diketahui bernama Ikbal (26). Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (11/9). Suasana mencekam baru terungkap beberapa jam kemudian ketika mertua pelaku mendapati rumah terkunci rapat.
Setelah didobrak sekitar pukul 08.00 WIB, keluarga mendapati istri dan anak Ikbal sudah tak bernyawa. Ikbal sendiri ditemukan dalam kondisi terluka parah dan dilarikan ke RS Aulia, Menes. Namun nyawanya tidak tertolong.
“Menurut informasi, pelaku atau suami korban sudah meninggal dunia di Rumah Sakit Aulia, Menes,” kata Kepala Desa Purwaraja, Iwan Setiawan, Kamis 11 September 2025.
Iwan menyebut dari hasil temuan di lokasi, Ikbal diduga mencoba bunuh diri setelah menghabisi istri dan anaknya.
“Di TKP memang ada sebilah golok, diduga digunakan pelaku untuk menggorok lehernya sendiri. Namun ini masih dugaan, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini,” ujarnya.
Iwan menambahkan, tim dari Polda Banten juga sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kita ingin kasus ini terang benderang,” tambahnya.
Kanit Reskrim Polsek Menes, Aiptu Aan Andriansyah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya benar ada pembunuhan. Korban bayi delapan bulan ditemukan tak bernyawa bersama sang ibu. Pelakunya diduga adalah suami korban,” kata Aan saat dihubungi.
Aan menuturkan, pelaku sempat mencoba mengakhiri hidupnya setelah melakukan aksi keji itu.
“Itu baru dugaan sementara. Nanti kita tunggu hasil penyelidikan seperti apa,” jelasnya.
Saat ini polisi sudah memasang garis polisi di rumah korban dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi warga Desa Purwaraja yang masih sulit mempercayai kejadian tersebut.
Sebelumnya diberitakan, warga Kampung Sindang Resmi, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang dihebohkan dengan penemuan satu keluarga tergeletak bersimbah darah di dalam rumah, Kamis 11 September 2025.
Seorang ibu muda dan bayinya ditemukan meninggal dunia, sementara sang suami mengalami luka serius di leher.
Korban meninggal adalah Indah Sakinah (24) dan bayi berusia 9 bulan bernama Ikmal. Sedangkan suaminya, Ikbal (26), masih hidup dengan luka gorok dan langsung dilarikan ke RSUD Aulia Pandeglang.
Orangtua korban, Jaja, mengaku curiga karena rumah anaknya terlihat sepi sejak pagi.
“Sudah siang, sekira pukul 08.30 WIB terlihat sepi. Belum ada aktivitas,” kata Jaja, Kamis 11 September 2025.
Setelah mencoba mengetuk pintu tanpa ada jawaban, Jaja mendobrak pintu dan menemukan darah tercecer serta tiga orang tergeletak di dalam kamar.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











