SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim angkat bicara terkait pengadaan dua unit mobil golf oleh Biro Umum Setda Provinsi Banten.
Ditemui setelah salat jumat di Masjid Raya Al Bantani KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, pria yang akrab disapa WH tersebut menjelaskan mobil tersebut sebagai alat operasionalnya di area KP3B.
“Gua mesennya satu dibeliin dua, itu kan sarana untuk di sini,” kata WH kepada awak media, Jumat (5/1).
Dijelaskan WH, pertimbangan pembelian mobil tersebut karena dirinya menilai mobil yang bermesin dengan tenaga listrik tersebut ramah lingkungan.
“Mobil iru lingkungannya sehat, gak pake asap, (pakai) listrik, kalau bisa diganti semua,” kata WH seraya tertawa.
WH mengaku belum bisa menggunakan mobil tersebut. Hingga saat ini, menurutnya mobil tersebut masih dikuasai oleh Biro Umum selaku organisasi perangkat daerah yang melakukan pengadaan.
Sebelumnya diberitakan, pada akhir tahun anggaran 2017, Pemprov Banten melakukan pengadaan dua unit mobil golf. Untuk pengadaan kendaraan tersebut Pemprov Banten menggelontorkan anggaran sebesar Rp 380 juta.
Kasubag Pengadaan Barang dan Jasa ULP Banten Saiful Bahri Maimun menjelaskan, lelang mobil golf tersebut dilakukan secara cepat sebanyak tiga kali tayang. Lelang pertama dilakukan pada 9 November, kedua 14 November, dan lelang ketiga 21 November.
“Yang pertama tidak ada penawar yang kedua ada penawar tapi tidak datang untuk kualifikasi dan ketiga ada datang itu cv asasta karya dari Tangerang dengan nilai penawaran Rp 380 juta nilai hps (harga perkiraan sementara) Rp 385 juta, jadi selisih 5 juta, kalau pagunya Rp 500 juta. Itu untuk satu paket (dua unit mobil golf),” kata Saiful, Rabu (3/1).
Pengadaa dua unit kendaraan tersebut sendiri baru dilakukan pada tahun anggaran kemarin. Pengadaan pun dilakukan pada masa anggaran perubahan 2017. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









