CILEGON – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Cilegon mengaku belum mengetahui apa yang menjadi penyebab PT Nutrindo Bogarasa (Mayora Group) yang berada di wilayah Kecamatan Ciwandan itu didemo oleh pekerjanya.
Kepala Disnaker Kota Cilegon Bukhori belum mau berkesimpulan pihak mana yang patut dipersalahkan atas konflik yang terjadi antara para pekerja dan PT Nutrindo Bogarasa itu. “Apa isi demonya juga kita belum tahu. Nanti kita lihat dulu apa permasalahannya,” ujarnya, Selasa (9/1).
Sebelumnya Ketua Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi, Pertambangan dan Umum (F-SPKEP) Kota Cilegon, Rudi Syahrudin menyebut jika PT Nutrindo memotong gaji para pekerjanya yang tidak masuk kerja sekalipun saat itu hari cuti bersama atau libur nasional. Menanggapi persoalan itu, Bukhori mengaku akan memeriksa perjanjian kedua belah pihak.
“Kita lihat dulu kasusnya seperti apa, kita periksa dulu keduanya. Pasti kedua belah pihak mempunyai alasan masing-masing. Kita tidak bisa menjudge terlebih dahulu,” katanya.
Sebelumnya diberitakan oleh Radar Banten Online pada Senin 8 Januari kemarin, PT Nutrindo Bogarasa (Mayora Group) yang berlokasi di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon didemo oleh pekerjanya, Senin (8/1). Pintu gerbang keluar masuk di perusahaan itu ditutup paksa oleh barisan para pengunjuk rasa. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)











