LEBAK – Puluhan emak-emak alias ibu rumah tangga (IRT) antusias menghadiri operasi pasar (OP) di Alun-alun Barat Rangkasbitung, meskipun kondisi saat itu sedang diguyur hujan.
Operasi pasar ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak bekerjasama dengan Perum Bulog Sub-Divre Lebak, dalam upaya menekan lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat atau gerakan stabilisasi pangan.
Ani, warga Kecamatan Kalanganyar yang antusias datang ke tempat operasi pasar mengatakan, operasi pasar ini cukup membantu dirinya ketika harga pangan sedang melonjak naik di pasaran.
“Oleh karena itu, saya sengaja datang ke sini walaupun kondisi sedang diguyur hujan. Untuk harga pun cukup berbeda dengan di pasaran. Lumayan terbantu kebutuhan pangan untuk beberapa hari ke depan,” katanya, Jumat (19/1).
Sementara itu, Kasi Pengadaan dan Penyaluran pada Disperindag Kabupaten Lebak Ihda Thifla Bayiza mengatakan, untuk hari ini hanya satu lokasi saja yang dilakukan operasi pasar.
“Sementara, baru satu titik saja, ada kemungkinan akan dilakukan di beberapa kecamatan,” ujarnya.
“Kita akan gelar kembali berdasarkan usulan dari kecamatan. Usulan kecamatan tersebut selanjutnya akan kita konsultasikan ke Perum Bulog, yang nantinya bila disetujui akan kita gelar kembali di tempat kecamatan yang mengusulkan,” tambahnya.
Untuk diketahui, gerakan stabilisasi pangan atau operasi pasar yang digelar di Alun-alun Barat Rangkasbitung, Jumat (19/1) berakhir pada pukul 13.00 WIB. Satu jam sebelum berakhir, barang operasi pasar sudah habis.
Diberitakan sebelumnya, produk-produk yang dipasarkan pada acara gerakan stabilisasi pangan tersebut diantaranya Beras Super 5 Kg dengan harga Rp 51.000/pak, Beras Premium 5 Kg Rp 55.000/pak, Beras Super Kepala 5 Kg Rp 61.000/pak, Gula Pasir 1 Kg Rp 12.500/Kg, Daging Kerbau 1 Kg Rp 80.000/Kg, Minyak Goreng Fitri 1 liter Rp 11.000/pouch dan Minyak Goreng KITA 1 liter Rp 12.000/pouch. (Omat/twokhe@gmail.com)










