SERANG – Enam pelaku pengeroyokan yang tertangkap di Jalan Lingkar Kemang, Panancangan, Cipocokjaya, Kota Serang, Sabtu (17/3) mengaku memakai celurit saat melakukan penyerangan terhadap kelompok pelajar asal Bogor di kawasan Kemang beberapa waktu lalu. Diduga salah satu pelajar asal Bogor yang tewas akibat sabetan cerulit tersebut.
Berdasarkan keterangan pelaku, celurit tersebut dipesan dari seorang pelajar SMP di Ciruas, Kabupaten Serang.
“Kami melakukan penyisiran patroli cyber di media sosial. Terhadap informasi yang berkembang, terindikasi ada proses pembuatan sajam yang memang dibuat secara khusus oleh pelajar SMP. Sajam ini didistribusikan dan diedarkan ke tangan pelajar,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin, saat Press Realese kasus pengeroyokan, di Mapolres Serang Kota, Minggu (25/3).
Pembuat senjata tajam (sajam) tersebut adalah AC, pelajar SMP asal Ciruas, Kabupaten Serang. Sambungnya, pembuatan perkakas tersebut bukan diperuntukan keperluan rumah tangga maupun pertanian. Saat ini masih dalam proses penyelidikan keterlibatan AC, sebagai pembuat sajam di rumahnya, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
“Jadi untuk AC sudah diamankan. Dalam mengungkap kasus ini, kami membentuk dua tim. Kasatreskrim untuk mengejar alibi keterangan komunikasi yang beredar di Gruf All Best 55. Tim dua yang dipimpin oleh beberapa orang Kapolsek, untuk mengungkap informasi yang berkembang maraknya perkelahian ataupun tawuran di Kota Serang. Terungkap ada orang yang menyediakan sajam yakni AC,” terangnya.
Dijelaskan Komar, AC belum mengarah keterlibatan pengeroyokan. Namun, AC dipastikan telah membuat dan memproduksi sajam bukan peruntukannya. Pada kasus tersebut, AC bisa dikenai Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang kepemilikan senjata tajam, ayat 1 dan 2 apabila menyediakan, membuat dan menyimpan sajam bukan peruntukannya dengan ancaman 10 tahun kurungan penjara.
“Di tempat pelaku (AC) juga kami sita dan kami amankan mesin yang digunakan untuk memotong besi dan seng. Pesanan sajam ini, sesuai pola yang diinginkan mau melengkung atau seperti apa sesuai pesanan. Kasus AC, kami limpahkan ke Polres Serang karena wilayah hukumnya berada disana,” tuturnya.
Sebelumnya, Polres Serang Kota berhasil mengamankan 6 pelaku pengeroyokan yang terjadi di Jalan Lingkar Kemang, Panancangan, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Sabtu (17/3) yang menewaskan Rizky Hadi Kusuma (16), Pelajar SMK YKTB 3 Bogor.
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, ke 6 pelaku ini berinisial, AJ alias Jebing, AG, AR, RH alias Toyan, RH dan BD. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sangat identik yang mengarah kepada 6 pelaku. Kata dia, disinyalir ada beberapa orang lagi yang masih dalam pengejaran utnuk dijadikan sebagai pelaku utama terhadap kasus pengeroyokan. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).









